Lifestyle / Komunitas
Minggu, 26 Oktober 2025 | 17:33 WIB
Cara Melakukan Umrah Mandiri [Ilustrasi: Freepik]

4. Urus Visa Masuk ke Arab Saudi

Untuk WNI, visa wajib dimiliki sebelum memasuki Arab Saudi. Saat ini, umrah bisa dilakukan dengan berbagai jenis visa, seperti:

  • Visa Umrah: pilihan paling umum, dengan biaya terjangkau dan proses mudah.
  • Visa Turis: berlaku hingga satu tahun (multiple entry) dan bisa digunakan berkali-kali masuk Saudi.
  • Visa Transit: berlaku 96 jam, cocok bagi yang ingin umrah singkat saat transit di Jeddah atau Madinah.

Jika memiliki visa Schengen, AS, atau Inggris yang masih aktif, Anda bisa mengajukan e-visa atau bahkan Visa on Arrival (VOA) di bandara Saudi.

5. Lengkapi Vaksin dan e-ICV

Arab Saudi mewajibkan jamaah umrah memiliki vaksin meningitis dan polio. Bukti vaksinasi kini tidak lagi berupa buku kuning, melainkan e-ICV (Electronic International Certificate of Vaccination).

Untuk mendapatkannya unduh aplikasi SATUSEHAT Mobile. Setelah itu lakukan registrasi dengan email dan nomor ponsel aktif.

Kalau sudah, datangi fasilitas kesehatan yang berwenang menerbitkan e-ICV. Sertifikat digital akan dikirim ke email dan tersimpan di aplikasi.

6. Transportasi dan Penjemputan

Sebelum tiba di Arab Saudi, siapkan transportasi dari bandara ke hotel. Dua bandara utama adalah King Abdul Aziz International Airport (Jeddah) dan Mohammad bin Abdulaziz International Airport (Madinah).

Baca Juga: Mengenal Eksotika Jabal Magnet: Barisan Bukit Memukau di Dekat Kota Madinah

Anda bisa memesan jasa penjemputan melalui agen resmi. Informasi mengenai agen resmi bisa dicari melalui internet. Saat ini yang terkenal adalah Haramain Transport atau Hujjaj Travel.

Anda juga bisa menggunakan kereta cepat Haramain yang menghubungkan Jeddah–Makkah–Madinah. Selama di kota suci, Anda bisa memanfaatkan layanan taksi online seperti Careem, Uber, atau Bolt.

7. Siapkan Uang Saku dan Kartu Pembayaran

Meski sebagian besar transaksi bisa dilakukan non-tunai, tetap disarankan membawa uang tunai Saudi Riyal untuk kebutuhan harian.

Anda bisa menukar uang di Indonesia atau menarik tunai di ATM berlogo Visa/Mastercard di Saudi. Tarif konversi di ATM sering kali lebih baik dibanding money changer.

8. Gunakan Aplikasi Pendukung

Agar perjalanan semakin mudah, gunakan beberapa aplikasi pendukung yang bisa diakses di Arab Saudi. Contoh aplikasi yang bisa digunakan adalah Nusuk, Bekal Haji & Umroh, Makkah Bus, dan Madinah Bus. 

Semua aplikasi itu bisa mempermudah reservasi mobilitas dalam kota hingga masuk area ziarah di Masjid Nabawi.

Aplikasi tersebut juga mencantumkan panduan digital tata cara umrah, bisa menjadi panduan Anda untuk melaksanakan umrah mandiri

9. Pelajari Tata Cara Umrah

Sebelum berangkat, pahami rukun dan urutan ibadah umrah di antaranya ihram, thawaf, sa’i, dan tahallul. Anda bisa belajar secara mandiri melalui video tutorial, buku panduan, atau aplikasi.

Jika merasa belum yakin, pertimbangkan menyewa muthawif atau pemandu ibadah saat tiba di Masjidil Haram.

10. Estimasi Biaya Umrah Mandiri

Biaya umrah mandiri bisa sangat fleksibel tergantung pilihan akomodasi dan durasi tinggal. Sebagai gambaran, jamaah yang berangkat dari Medan pada 2024 menghabiskan sekitar Rp22 juta per orang untuk perjalanan 15 hari dengan hotel bintang lima. Bila ingin lebih hemat, pilih penginapan sederhana dan berburu tiket promo.

Demikian itu informasi cara melakukan umrah mandiri. Melaksanakan umrah mandiri bisa jadi pilihan realistis bagi mereka yang ingin pengalaman spiritual lebih personal sekaligus hemat biaya. Dengan persiapan matang siapa pun bisa menunaikan umrah secara mandiri dengan tenang dan nyaman.

Kontributor : Mutaya Saroh

Load More