5. Ditarik Delapan Ekor Kuda
Saat digunakan dalam upacara adat, kereta Rata Pralaya akan ditarik oleh delapan ekor kuda pilihan. Jumlah ini melambangkan kekuatan, kesempurnaan, dan keseimbangan arah mata angin.
Setiap kuda telah dilatih khusus untuk menjaga ritme dan kekhidmatan prosesi. Jumlah delapan juga menandakan status tertinggi dari sang raja karena semakin banyak kuda penariknya, semakin besar pula kehormatan yang diberikan dalam tradisi keraton.
6. Dirawat Sebagai Pusaka Keraton
Rata Pralaya merupakan salah satu pusaka keraton yang dijaga ketat oleh para abdi dalem. Kereta ini disimpan di museum kereta keraton dan hanya dikeluarkan untuk keperluan adat yang sangat penting.
Sebelum digunakan, dilakukan serangkaian ritual seperti pembersihan dan penyucian dengan doa-doa khusus. Perawatan ini menegaskan bahwa Rata Pralaya bukan benda mati, melainkan simbol kehidupan spiritual yang tetap hidup di tengah tradisi Jawa.
7. Digunakan dalam Prosesi Pemakaman Raja
Setiap kali seorang raja Surakarta wafat, kereta Rata Pralaya menjadi bagian utama dalam kirab jenazah menuju makam raja-raja di Imogiri, Bantul, Yogyakarta.
Prosesi biasanya dimulai dari dalam Keraton Surakarta, lalu kereta bergerak perlahan diiringi para abdi dalem dan prajurit. Sepanjang perjalanan, masyarakat akan berdiri di tepi jalan memberi penghormatan terakhir.
Bagi masyarakat Jawa, momen ini bukan sekadar perpisahan, melainkan penghormatan terhadap sosok raja yang diyakini telah menuntun rakyatnya dengan kebijaksanaan dan ketulusan.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Baca Juga: Disebut Sebagai Putra Mahkota Keraton Solo, Intip Profil KGPH Purbaya
Berita Terkait
-
Disebut Sebagai Putra Mahkota Keraton Solo, Intip Profil KGPH Purbaya
-
Profil Gusti Purbaya dan Jalan Terjalnya, Putra Mahkota Keraton Solo Pasca Pakubuwono XIII Wafat
-
5 Fakta Unik Keraton Solo: Berdiri Sejak Kapan?
-
Raja Keraton Solo Pakubuwono XIII Wafat, Akhir Perjalanan Sang Pemersatu Takhta Mataram
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
4 Rekomendasi Bedak Red-A Murah untuk Makeup Harian, Mulai Rp14 Ribuan
-
5 Pilihan Daily Foundation Viva Cosmetics untuk Makeup Natural Sehari-hari
-
4 Zodiak yang Diprediksi Dapat Energi Positif dan Keberuntungan pada 8 Mei 2026
-
Bahaya Sepatu Kekecilan bagi Kesehatan Kaki dan Tips Memilih Ukuran Tepat
-
4 Shio yang Diprediksi Penuh Keberuntungan dan Energi Positif pada 8 Mei 2026
-
Jerawat Punggung Muncul karena Apa? Ini 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Daftar Harga Facetology Sunscreen Terbaru 2026, Tawarkan Triple Care
-
Ubah Sampah Makanan Jadi Aksi Iklim: Jejak Food Cycle Indonesia Tekan Emisi dari Limbah Pangan
-
Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau
-
6 Sunscreen dengan Kandungan Brightening yang Bantu Cerahkan Wajah Mulai Rp30 Ribuan