Jika A1 berisi 10,732, hasilnya akan menjadi 10,74. Sebaliknya, jika Anda ingin membulatkan angka ke bawah, Anda dapat menggunakan fungsi ROUNDDOWN.
Fungsi ini juga menggunakan parameter yang sama, contohnya, =ROUNDDOWN(A1,2)akan membulatkan angka di A1 ke bawah hingga dua angka desimal. Jadi, jika A1 berisi 10,732, hasilnya akan menjadi 10,73.
Untuk membulatkan angka ke kelipatan terdekat, gunakan fungsi MROUND. Fungsi ini memungkinkan Anda menentukan kelipatan yang ingin dibulatkan contoh, menggunakan =MROUND(A1,15 akan membulatkan angka di A1 ke kelipatan 15 terdekat. Jika A1 berisi 10,732, hasilnya akan menjadi 15.
Selanjutnya, jika Anda ingin membulatkan angka ke bilangan bulat genap terdekat, Anda bisa menggunakan fungsi EVEN, yang hanya memerlukan angka yang ingin dibulatkan.
Misalnya, =EVEN(A1)akan membulatkan angka di A1 ke bilangan genap terdekat. Jadi, jika A1 adalah 10,732, pembulatannya menjadi 12.
Terakhir, untuk membulatkan angka ke bilangan bulat ganjil terdekat, gunakan fungsi ODD.
Fungsi ini juga hanya memerlukan angka yang ingin dijelaskan; contohnya, jika Anda menggunakan =ODD(A1), angka di A1 akan dibulatkan ke bilangan ganjil terdekat. Jadi, jika A1 berisi 10,732, hasilnya akan menjadi 11.
Menggunakan Tombol Increase/Decrease Decimal
Untuk membulatkan angka di Excel, pertama-tama, masukkan data ke dalam lembar kerja. Setelah itu, pastikan Anda menggunakan alat pemformatan yang tepat agar tampilan angka sesuai dengan yang diinginkan. Cara ini tidak akan mengubah nilai asli di sel, hanya tampilan angkanya saja.
Baca Juga: Gampang Banget, Begini Trik Mindahin Data dari Word ke Excel, Cuma Hitungan Detik!
Selanjutnya, tandai sel-sel yang ingin Anda bulatkan. Klik pada sel yang berada di sudut kiri atas data, lalu gerakkan kursor ke kanan bawah untuk menandai beberapa sel sekaligus.
Untuk mengurangi jumlah angka desimal, klik tombol “Decrease Decimal” yang terletak di tab "Home" pada panel "Number".
Tombol ini akan mengubah tampilan angka; misalnya jika Anda mengkliknya pada angka 4,36, maka akan berubah menjadi 4,4.
Jika Anda ingin menampilkan lebih banyak angka desimal, gunakan tombol "Increase Decimal" yang juga ada di panel "Number".
Dengan mengklik tombol ini, Anda dapat menampilkan nilai yang lebih tepat; contohnya, angka 2,83 akan ditampilkan menjadi 2,834.
Dengan demikian, Anda dapat dengan mudah mengatur tampilan angka sesuai kebutuhan.
Menggunakan Cell Formatting
Untuk membulatkan angka di Excel, pertama, masukkan serangkaian data ke dalam lembar kerja.
Penting untuk dicatat bahwa metode ini hanya mengubah tampilan angka, sementara nilai asli dalam sel tetap utuh.
Setelah itu, tandai sel-sel yang ingin Anda bulatkan dengan cara mengklik sel paling kiri atas pada data, lalu seret kursor ke kanan bawah hingga semua sel yang diinginkan terpilih.
Setelah menandai, klik kanan pada sel-sel yang sudah dipilih untuk menampilkan menu. Pilih opsi "Number Format" atau "Format Cells", yang namanya mungkin berbeda tergantung versi Excel yang Anda gunakan.
Kemudian, pilih tab "Number" di bagian atas atau samping jendela yang muncul. Dari daftar kategori, klik "Nomor" dan pilih jumlah desimal yang ingin Anda tampilkan dengan mengklik ikon panah di samping menu "Tempat desimal".
Misalnya, jika Anda ingin membulatkan angka 16,47334 menjadi satu angka desimal, pilih "1", dan data akan berubah menjadi 16,5.
Jika Anda ingin membulatkan 846,19 menjadi bilangan bulat, pilih "0", dan hasilnya akan menjadi 846. Terakhir, klik "OK" untuk menerapkan perubahan pada angka di sel tersebut.
Jika Anda ingin menerapkan pengaturan ini ke seluruh data di lembar kerja, klik di mana saja pada lembar untuk menghapus penandaan, lalu kembali ke tab "Home", klik menu drop-down di panel "Number", dan pilih "More Number Formats".
Tentukan jumlah desimal yang diinginkan dan klik "OK" untuk memastikan pengaturan default untuk data Anda.
Pada beberapa versi Excel, Anda mungkin perlu memilih “Format” terlebih dahulu, kemudian "Cells", dan klik tab "Number" untuk mengakses opsi jumlah desimal.
Menguasai cara membulatkan angka di Excel adalah keterampilan yang sangat berharga, baik untuk keperluan pribadi maupun profesional.
Dengan memahami berbagai fungsi dan metode yang ditawarkan Excel, Anda dapat meningkatkan efisiensi dan keakuratan dalam pengolahan data.
Apakah Anda menggunakan rumus, tombol, atau pemformatan, pilihan yang ada di tangan Anda.
Kontributor : Laili Nur Fajar Firdayanti
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia
-
Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan
-
Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan dan Kemakmuran Hari Ini 22 Juli 2026
-
Batu Bara Masih Perkasa, Devisa Ekspor Semester I Tembus Rp268 Triliun
-
Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan
-
Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun