Suara.com - Penelitian terbaru menantang pandangan lama mengenai kapan manusia pertama kali mulai mengonsumsi daging.
Selama bertahun-tahun, Homo erectus yang hidup sekitar dua juta tahun lalu dianggap sebagai spesies hominid pertama yang berburu dan menyembelih hewan.
Namun, analisis terbaru yang dirangkum oleh IFL Science (26/11/2025) menunjukkan bahwa kebiasaan makan daging ternyata sudah muncul jauh sebelum kemunculan spesies tersebut.
Mengutip IFL Science pada Selasa, 2 Desember 2025, selama sekian dekade, para antropolog memegang teori meat made us human.
Ini merupakan gagasan bahwa konsumsi daging menjadi pendorong tumbuhnya otak besar pada Homo erectus dan anggota awal genus Homo lainnya.
Teori ini didukung oleh temuan fosil di Olduvai Gorge, Tanzania, tempat ditemukannya sisa-sisa tulang hewan dengan bekas sayatan yang berasal dari periode kurang dari dua juta tahun lalu.
Temuan itu seolah memperlihatkan bahwa kegiatan berburu dan mengolah daging muncul sejajar dengan kemunculan Homo erectus.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, para peneliti mulai mempertanyakan narasi tersebut.
Mereka menilai bahwa anggapan Homo erectus sebagai pemburu pertama mungkin dipengaruhi oleh bias penelitian, karena selama bertahun-tahun arkeolog lebih fokus mencari bukti perburuan pada situs yang berkaitan dengan spesies itu.
Baca Juga: Harita Nickel Masuk Daftar Perusahaan Tambang yang Penuhi Standar Perlindungan HAM
Ketika data dari berbagai wilayah dikumpulkan secara lebih luas, gambaran baru pun muncul.
Sebuah kajian sistematis terhadap situs butchery di Afrika Timur mengungkap bahwa hominid, leluhur manusia yang hidup sebelum genus Homo muncul, telah memproses daging sejak setidaknya 2,6 juta tahun lalu.
Tak hanya itu, analisis tersebut menemukan bahwa intensitas kegiatan pengolahan bangkai hewan tidak mengalami peningkatan signifikan pada masa munculnya Homo erectus.
Dengan kata lain, konsumsi daging bukanlah ciri unik yang membedakan Homo erectus dari pendahulunya.
Serangkaian penemuan lain ikut memperkuat gagasan bahwa nenek moyang manusia jauh lebih awal mengenal rasa daging.
Di Kanjera South, Kenya, ditemukan bukti aktivitas karnivora oleh hominid sekitar dua juta tahun lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
Terkini
-
5 Bedak Lokal untuk Tutupi Flek Hitam dan Pori-Pori Besar Usia 40 Tahun ke Atas
-
Skincare Lokal Makin Dekat, Kini Lebih Mudah Ditemukan di Banyak Daerah
-
5 Rekomendasi Skincare Wardah yang Cocok untuk Remaja, Harga Mulai Rp20 Ribuan
-
5 Rekomendasi Vitamin Terbaik saat Flu untuk Jaga Imun Orang Dewasa
-
7 Rekomendasi Krim Malam Untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
-
Berapa Gaji Noe Letto yang Baru Dilantik Jadi Tenaga Ahli DPN? Segini Kisarannya
-
5 Sunscreen Serum SPF 50 untuk Usia Matang, Bye-bye Kusam dan Flek Hitam
-
Rekam Jejak Noe Letto dan Frank Hutapea yang Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional
-
5 Setrika Anti Lengket Terbaik 2026 untuk Pakaian Setengah Kering saat Musim Hujan
-
Silsilah Noe Letto, Putra Cak Nun Dilantik Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional