-
- BNPB menemukan 40 jenazah tambahan, meningkatkan total korban meninggal di Aceh menjadi 389 jiwa dan 338 jiwa di Sumatera Utara.
- Kondisi pengungsian sangat terbatas, banyak warga tidur di lantai keras atau beralaskan terpal setelah rumah mereka rusak.
- Royal Rugs Indonesia mengirim 100 karpet premium untuk membantu meningkatkan kenyamanan dan kelayakan tempat istirahat para penyintas.
Suara.com - Bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kembali menunjukkan betapa berat kondisi para penyintas di lapangan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan temuan terbaru: 40 jenazah kembali ditemukan hari ini, menambah panjang daftar korban meninggal.
“Menemukan 40 jenazah dengan rincian, untuk Aceh itu bertambah 23 dari 366 kemarin, hari ini menjadi 389 jiwa meninggal dunia,” ujar Kapusdatinkom Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Senin (8/12/2025). Untuk Sumatera Utara, tim gabungan juga menemukan 9 jenazah sehingga total korban meninggal menjadi 338 jiwa.
Di tengah peningkatan korban, ribuan warga terpaksa tinggal di pengungsian dengan kondisi serba terbatas. Banyak rumah yang hancur, memaksa penyintas tidur beralaskan terpal, di lantai keras, atau bahkan di tempat terbuka. Situasi ini menyulitkan anak-anak, lansia, serta keluarga yang kehilangan segala harta mereka.
Melihat kondisi tersebut, Royal Rugs Indonesia menunjukkan kepedulian sosialnya melalui dukungan konkret. Perusahaan tersebut mengirimkan 100 karpet premium berukuran 150 x 200 cm untuk membantu para penyintas mendapatkan tempat istirahat yang lebih layak di tenda pengungsian.
Pengiriman ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus upaya nyata untuk meningkatkan kenyamanan penyintas di tengah keterbatasan fasilitas dasar. Karpet premium dipilih karena daya tahan dan kenyamanannya yang mampu memberikan perlindungan ekstra pada lantai tenda, sehingga para pengungsi dapat beristirahat dengan lebih aman dan bersih.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para korban bencana dan memberikan kenyamanan tambahan di tempat pengungsian,” ujar Tarun Chandru, Managing Director Royal Rugs Indonesia, Jakarta (10/12/2025).
“Kami percaya bahwa kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga kemanusiaan sangat penting dalam mempercepat proses pemulihan masyarakat,” tambahnya.
Bantuan ini telah dikirimkan melalui jalur distribusi resmi dan berkoordinasi dengan tim penanggulangan bencana di wilayah terdampak. mereka juga membuka kemungkinan menambah dukungan jika kondisi di lapangan memerlukan.
Melalui penyaluran bantuan ini, mereka Indonesia berharap masyarakat terdampak dapat segera pulih dan kembali bangkit dari situasi sulit yang mereka hadapi.
Baca Juga: Komnas HAM: Solidaritas Publik Menguat, Tapi Negara Tetap Wajib Pulihkan Sumatra
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga