- Trail running ringan dan fleksibel untuk jalur cepat.
- Hiking shoes tangguh dan mendukung medan berat.
- Pilih sepatu sesuai aktivitas agar perjalanan nyaman dan aman.
Suara.com - Olahraga seperti hiking dan trail running kekinian semakin populer, dan pilihan sepatu sangat berpengaruh pada kenyamanan serta keselamatan perjalanan.
Meski sekilas terlihat mirip, sepatu trail running dan hiking memiliki perbedaan mendasar yang perlu diketahui sebelum membeli.
Sepatu Trail Running: Ringan dan Fleksibel
Trail running shoes adalah kombinasi antara sepatu lari biasa dan sepatu hiking.
Sepatu ini dirancang untuk pelari yang ingin menjelajahi jalur alam dengan kecepatan, sekaligus bagi pendaki yang ingin bergerak cepat dan ringan.
Keunggulan utama trail runners adalah kemampuan menaklukkan medan berbatu atau jalur yang lebih menantang.
Melansir dari laman Adidas, sepatu trail running memiliki sol luar dengan pola lug yang menambah cengkeraman, serta midsole-nya lebih kaku dan padat dibanding sepatu lari biasa.
Struktur tersebut membantu pelari tetap stabil di jalur licin atau berlumpur, tanpa menambah berat berlebih.
Trail running sangat cocok untuk mereka yang ingin kombinasi antara berlari dan berjalan, karena ringan, fleksibel, dan bernapas lebih baik dibanding sepatu hiking.
Baca Juga: 5 Sepatu Lokal Kembaran Nike yang Empuk, Stylish dan Harganya Terjangkau
Sepatu Hiking: Tangguh dan Mendukung
Berbeda dengan trail running shoes, hiking shoes dibuat untuk daya tahan tinggi dan perlindungan ekstra.
Sepatu jenis ini cocok untuk pendaki yang membawa beban berat atau menjelajahi medan terjal.
Sol sepatu hiking cenderung lebih kaku, sehingga tekanan dari medan dialihkan ke sepatu, bukan tubuh. Hal ini membantu mengurangi risiko cedera.
Bahan upper pada sepatu hiking biasanya berupa kulit atau nilon tebal yang tahan air dan cuaca dingin. Sepatu ini pun hadir dalam dua varian, low-top dan mid-top.
Low-top memberikan fleksibilitas dan kelincahan, sementara mid-top menawarkan perlindungan pergelangan ekstra di medan tidak rata.
Berita Terkait
-
5 Sepatu Lokal Kembaran Nike yang Empuk, Stylish dan Harganya Terjangkau
-
5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
-
5 Rekomendasi Sepatu Multifungsi: Tampil Formal untuk Ngantor, Nyaman Dipakai Lari Kejar KRL
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal yang Nyaman untuk Orang Berbadan Gemuk
-
5 Pilihan Sepatu Minimalis untuk Gaya Celana Gombrong, Cocok Dipakai di 2026
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Siapa Nama Asli Aura Kasih? Bikin Kepo Tiba-Tiba Ganti Bio Instagram Jadi 'Febria'
-
7 Minyak Kemiri untuk Rambut Kering dan Kusut, Ampuh Hempaskan Ketombe
-
Ramalan Shio Paling Hoki Besok 10 Januari 2026, Cek Keberutunganmu di Akhir Pekan!
-
Sunscreen Apa yang Bagus untuk Atasi Flek Hitam di Usia 50-an? Cek 7 Pilihan Terbaiknya
-
5 Semir Rambut Tanpa Bleaching untuk Tutupi Uban, Aman Buat Lansia
-
Rahasia Rambut Sehat ala Jepang: Ritual Onsen Kini Hadir di Klinik Estetika Jakarta!
-
5 Sunscreen yang Cocok untuk Kulit Kering Usia 50 Tahun, Bantu Kurangi Penuaan
-
Sampo Metal Buat Apa? Produk Legendaris Khusus Hitamkan Uban Lansia
-
5 Rekomendasi Minyak Kemiri untuk Alis agar Tebal dan Halus, Wajib Dicoba!
-
5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan