- Seorang perempuan pesepeda secara tegas menghadang belasan sepeda motor yang melanggar dan menguasai jalur khusus di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.
- Dua petugas berseragam cokelat (diduga Satpol PP) justru berdialog dengan pesepeda tersebut alih-alih menertibkan motor yang melanggar aturan.
- Aksi tenang pesepeda itu terekam video viral, memicu dukungan publik atas penegasan hak jalur sepeda sesuai peraturan hukum.
Suara.com - Sebuah peristiwa tak biasa terjadi di jalur sepeda Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, dan terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial.
Dalam rekaman yang dibagikan akun Instagram @b2w_indonesia, seorang perempuan pesepeda, terlihat berdiri tenang namun tegas di tengah jalur sepeda.
Ia enghadang deretan sepeda motor yang masuk dan menguasai lintasan khusus pesepeda. Dengan sepeda road bike-nya, perempuan itu memposisikan diri tepat di depan barisan pemotor.
Di belakangnya, tampak lebih dari sepuluh sepeda motor berhenti berjejer, sebagian besar pengendaranya mengenakan jaket ojek online dengan helm berbagai warna.
Jalur hijau yang seharusnya steril bagi pesepeda tampak sepenuhnya terokupansi oleh kendaraan bermotor. Di tengah situasi itu, dua pria berseragam cokelat yang oleh warganet diduga sebagai petugas Satpol PP mendekati sang pesepeda.
Bukannya langsung menghalau pemotor keluar dari jalur sepeda, kedua petugas justru terlihat berdialog dengan perempuan tersebut. Sang pesepeda tetap bertahan di posisinya, menghadang pemotor sambil berusaha menjelaskan hak pesepeda atas jalur tersebut.
Dalam video yang beredar, perempuan itu tidak terlihat emosional. Sikapnya justru relatif tenang, namun konsisten. Ia tidak bergerak dari posisinya, sehingga para pemotor di belakangnya tidak bisa maju.
Situasi ini menciptakan semacam “kebuntuan lalu lintas” di jalur sepeda, sekaligus menjadi simbol perlawanan terhadap pelanggaran aturan yang selama ini kerap terjadi.
Video tersebut kemudian diunggah oleh akun @b2w_indonesia dan dengan cepat menyebar luas. Dalam caption unggahannya, akun komunitas pesepeda itu menulis,
Baca Juga: 5 Sindiran Politik Tajam Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' yang Viral
“Jalur sepeda adalah hak pesepeda dan diatur oleh hukum di Indonesia, yang mewajibkan kendaraan bermotor untuk mengalah dan tidak menggunakan jalur tersebut demi keamanan serta kelancaran pesepeda,” tulis akun tersebut.
Unggahan itu sekaligus mempertegas konteks dari aksi sang pesepeda: ia tidak sedang mencari konflik, melainkan mempertahankan ruang aman yang memang secara hukum diperuntukkan bagi pesepeda.
Baru setelah video itu viral, reaksi publik pun membanjir. Kolom komentar dipenuhi dukungan, kemarahan, sekaligus kritik terhadap cara aparat menangani situasi tersebut.
“Kok yang ditegur malah sepedanya ya,” kata @sal****.
“Petugasnya kaga tau aturan, malah pesepedanya yang diajak ngobrol. Harusnya pemotor yang disuruh puter balik,” ungkap @pap****.
Komentar lain mempertanyakan logika para pemotor yang memilih masuk ke jalur sepeda padahal jalan utama terlihat lancar.
“Wooy pemotor… itu jalan arteri masih lancar kok. Kenapa harus masuk jalur sepeda???,” tambah @pau****.
Di tengah derasnya komentar, dukungan moral untuk sang ibu pesepeda terus mengalir.
“Salut untuk pesepeda perempuan yang berani menghadang pemotor,” ucap @atr****.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo