- Skandal Jeffrey Epstein kembali disorot usai DOJ merilis Epstein Files pada 30 Januari 2026.
- Arsip berisi 3 juta halaman, 2.000 video, dan 180.000 foto terkait kasus kejahatan seksual dan dugaan perdagangan manusia.
- DOJ menyebut rilis dokumen demi transparansi, sementara kasus Epstein bermula pada 2005.
Suara.com - Skandal kejahatan seksual anak hingga dugaan perdagangan manusia yang dilakukan Jeffrey Epstein tengah menjadi perhatian dunia. Lalu, bagaimana awal mula kasus Jeffrey Epstein?
Kehebohan publik muncul seiring dengan dirilisnya dokumen kasus Jeffrey Epstein oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (Department of Justice alias DOJ) pada 30 Januari 2026.
Arsip dokumen yang diberi nama Epstein Files atau Dokumen Epstein ini terdiri dari 3 juta halaman, 2.000 video, serta 180.000 foto terkait kasus sang miliarder kontroversial.
"(Dokumen Epstein dirilis demi) memastikan transparansi kepada rakyat Amerika dan kepatuhan," jelas Wakil Jaksa Agung Todd Blanche, dilansir dari BBC International pada Rabu, 4 Februari 2026.
Kasus Jeffrey Epstein sendiri bermula di tahun 2005. Siapa yang melaporkan kasus ini? Berikut akan dibahas kronologi Jeffrey Epstein melansir dari ABC News.
Tahun 2005: Awal Mula Kasus Jeffrey Epstein
Kasus Jeffrey Epstein mulai terungkap ke publik pada Maret 2005. Kala itu, keluarga seorang gadis berusia 14 tahun melaporkan Jeffrey Epstein atas tuduhan pelecehan seksual.
Laporan tersebut ditindaklanjuti oleh Kepolisian Palm Beach, Florida, Amerika Serikat. Setelah laporan ini terungkap ke publik, beberapa gadis di bawah umur ikut lapor polisi.
Gadis-gadis di bawah umur yang beberapa di antaranya adalah siswi SMA itu memberi tahu polisi bahwa Jeffrey Epstein mempekerjakan mereka untuk memberikan pijatan seksual.
Baca Juga: Pulau Pribadi Jeffrey Epstein Ada di Mana? Diduga Jadi 'Saksi Bisu' Skandal Elite Dunia
Tahun 2006
Tepatnya pada Mei 2006, para pejabat Florida menandatangani dokumen untuk menuntut Epstein dengan beberapa tuduhan hubungan seksual ilegal dengan anak di bawah umur.
Jaksa penuntut umum tertinggi di wilayah tersebut dan jaksa negara bagian Barry Krischer mengirim kasus Jeffrey Epstein ke dewan juri sebelum tuntutan dapat diproses.
Di Amerika, dewan juri adalah sekelompok orang yang memutuskan apakah bukti jaksa penuntut umum memberikan alasan yang cukup untuk mengeluarkan dakwaan resmi.
Dua bulan setelahnya atau Juli 2006, Epstein didakwa atas tuduhan meminta jasa prostitusi dan akhirnya ditangkap.
Tahun 2008
Pada Juni 2008, Epstein mengaku bersalah atas tuduhan negara bagian tentang meminta layanan prostitusi dan meminta layanan prostitusi dari seseorang di bawah usia 18 tahun. Ia lalu dijatuhi hukuman 18 bulan penjara.
Kala itu, kesepakatan pembelaan yang kontroversial dibuat. Pembelaan itu membuat Epstein menghindari tuduhan federal yang dapat membuatnya menghadapi hukuman penjara seumur hidup.
Alhasil, hukuman yang dijatuhkan kepada Jeffrey Epstein saat itu masih memungkinkan dirinya untuk terus bekerja dan ia dibebaskan dengan masa percobaan setelah 13 bulan.
Tahun 2009 hingga 2018
Setelah dibebaskan dari penjara tahun 2009 lalu, Epstein menghabiskan hampir satu dekade menghadapi tuduhan dari banyak wanita yang mengaku sebagai korbannya.
Tahun 2019
Lalu pada Juli 2019, Jeffrey Epstein ditangkap di New York atas tuduhan perdagangan seks yang melibatkan tuduhan yang berasal dari awal tahun 2000-an.
Ia dituduh membayar gadis-gadis di bawah umur untuk pijat dan melecehkan mereka di rumahnya di Florida dan New York. Epstein mengaku tidak bersalah atas tuduhan terhadapnya tapi permohonan jaminannya ditolak.
Namun di tengah proses hukum ini, Jeffrey Epstein ditemukan meninggal di dalam tahanannya di New York. Para penyelidik mengatakan ia bunuh diri.
Tahun 2020 hingga 2022
Jaksa penuntut New York mendakwa Ghislaine Maxwell, rekan dan kekasih Epstein sejak lama, dengan tuduhan mencari gadis-gadis untuk pelecehan Epstein.
Gugatan sebelumnya menuduh Maxwell sebagai "karyawan berpangkat tertinggi" dalam jaringan perdagangan manusia Epstein, tapi ini adalah pertama kalinya dia menghadapi dakwaan.
Setelah persidangan selama sebulan, Maxwell dinyatakan bersalah atas perdagangan seks, konspirasi, dan pengangkutan anak di bawah umur untuk aktivitas seksual ilegal pada Juni 2022.
Tahun 2024 - Hakim Mulai Membuka Dokumen Epstein
Dokumen pengadilan yang sebelumnya dirahasiakan dalam kasus Epstein dibuka oleh seorang hakim Amerika Serikat pada Januari 2024.
Dokumen setebal 40 halaman tersebut sebagian besar terdiri dari materi yang sudah dipublikasikan, meskipun ada penyebutan tentang persahabatan Epstein dengan mantan presiden AS Bill Clinton dan Pangeran Andrew.
Dokumen-dokumen tersebut berkaitan dengan gugatan Virginia Giuffre terhadap Epstein pada tahun 2015, yang diselesaikan pada tahun 2017.
Selama kampanyenya di tahun 2024, Donald Trump juga mengatakan kepada Fox News bahwa ia akan mempertimbangkan untuk membuka klasifikasi berkas Epstein, sebab mungkin ada banyak "hal palsu" dalam berkas tersebut.
Kemudian, dokumen Jeffrey Epstein dirilis ke publik hingga 30 Januari 2026 kemarin. Berkas ini terdiri dari jutaan halaman yang berisi catatan hukum, log penerbangan jet pribadi Jeffrey Epstein, hingga foto dan video berkaitand dengan kasus ini.
Untuk Anda yang penasaran dengan Dokumen Epstein secara lengkap, semuanya bisa diakses melalui link resmi berikut ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
Terkini
-
5 Lulur di Indomaret untuk Mencerahkan Badan, Ampuh Angkat Sel Kulit Mati
-
5 Bantal Empuk Ala Hotel Versi Low Budget, Bikin Tidur Nyenyak Berkualitas
-
Cara Jeffrey Epstein Masuk ke Lingkaran Kaum Elit Dunia, Berawal dari Guru Matematika
-
Apakah Sepatu Running Bisa untuk Gym? Cek 5 Rekomendasi Sepatu Ngegym Low Budget yang Nyaman
-
Bukan Cuma Jokowi dan Sri Mulyani! Ini Daftar Nama Tokoh RI yang Disebut di Epstein Files
-
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
-
Pulau Pribadi Jeffrey Epstein Ada di Mana? Diduga Jadi 'Saksi Bisu' Skandal Elite Dunia
-
Apa Itu Garpit? 'Rokok Kuli' yang Viral Lagi Karena Nicholas Saputra hingga Ariel Tatum
-
Apa Pekerjaan Jeffrey Epstein? Punya Harta Rp9 Triliun hingga 2 Pulau Pribadi
-
24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia