- Kampanye Indonesia Asri oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk dimulai tahun 2023 mendorong ekonomi sirkular partisipatif masyarakat.
- Komunitas "Sobat Asri" (pemuda) dan "Warga Asri" (masyarakat luas) aktif mengedukasi dan mempraktikkan pengelolaan sampah komunitas.
- Inisiatif ini telah melibatkan lebih dari 3.300 Warga Asri dalam aksi nyata, misalnya pemilahan sampah kolektif dan penguatan bank sampah.
Seperti Bank Sampah Teman Pilah di Bukit Duri, Bank Sampah PMB Asri Berseri di Pondok Labu, Bank Sampah Bumi Asri SMAN 49 Jakarta, serta kerja sama studi tiru dengan Bank Sampah Budi Luhur.
Upaya ini tidak hanya berkontribusi pada pengelolaan sampah yang lebih baik, tetapi juga membuka peluang penciptaan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Inisiatif ini menjadi semakin relevan di tengah tantangan pengelolaan sampah nasional yang masih kompleks. Berdasarkan data Sistem Informasi
Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) 2024, baru sekitar 32 persen sampah di Indonesia yang terkelola dengan baik, sementara sisanya belum tertangani secara optimal.
Kondisi ini menegaskan bahwa perubahan perilaku dan keterlibatan aktif masyarakat merupakan bagian penting dari solusi.
Chandra Asri Group memandang Indonesia Asri sebagai komitmen jangka panjang dalam membangun kesadaran lingkungan bersama.
“Kami berharap melalui Indonesia Asri, kita dapat mewariskan Indonesia yang lebih asri dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. Kami juga ingin mengundang seluruh pihak untuk berkolaborasi mendukung gaya hidup berkelanjutan agar dampak positifnya dapat dirasakan secara luas,” jelas Chrysanthi.
Memasuki tahun ketiga pelaksanaannya, Kampanye Indonesia Asri akan terus memperluas jangkauan edukasi dan kolaborasi sebagai gerakan jangka panjang, sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam membangun masa depan lingkungan yang lebih berkelanjutan.
Baca Juga: BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul