Lifestyle / Komunitas
Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:00 WIB
Ilustrasi alumni LPDP. (freepik)

3. LPDP Buka Suara

Dalam story Instagram yang dibagikan akun Instagram @lpdp_ri, Jumat (20/2/2026), LPDP menyayangkan polemik tersebut. LPDP menyebut DS itu dinilai tidak mencerminkan nilai integritas.

"LPDP menyayangkan terjadinya polemik di media sosial yang dipicu oleh tindakan salah satu alumni, Saudari DS. Tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai integritas, etika, dan profesionalisme yang ditanamkan LPDP kepada seluruh penerima beasiswa," tulisnya di akun Instagram resmi LPDP.

4. Suami DS yang Juga Penerima LPDP Belum Menyelesaikan Pengabdian

LPDP menyebut suami DS yang juga merupakan awardee LPDP diduga belum menyelesaikan pengabdian. Mereka kini menetap di Inggris.

"Sesuai ketentuan, seluruh awardee dan alumni LPDP memiliki kewajiban untuk melaksanakan masa pengabdian berkontribusi di Indonesia selama 2 kali masa studi+1 tahun," ujarnya.

"Dalam kasus Saudari DS yang menempuh studi selama dua tahun, kewajiban kontribusi tersebut adalah lima tahun," tambahnya.

5. LPDP akan Memanggil Suami DS

LPDP tengah melakukan pendalaman internal terkait dugaan suami DS yang belum menyelesaikan pengabdian.

Baca Juga: Polemik Paspor Asing: Refleksi Nasionalisme atau Krisis Kepercayaan?

"LPDP akan melakukan pemanggilan kepada AP untuk meminta klarifikasi, serta akan melakukan proses penindakan dan pengenaan sanksi sampai pengembalian seluruh dana beasiswa apabila terbukti bahwa kewajiban berkontribusi di Indonesia belum dipenuhi," jelas lembaga.

6. LPDP Imbau DS untuk Bijak Bermedia Sosial

LPDP akan melakukan komunikasi dengan DS atas polemik tersebut. Pihaknya meminta DS bijak bermedia sosial.

"Meskipun demikian, LPDP akan tetap berupaya melakukan komunikasi dengan Saudari DS untuk mengimbau agar yang bersangkutan dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial, memperhatikan sensitivitas publik, serta memahamkan kembali penerima beasiswa LPDP mempunyai kewajiban kebangsaan untuk mengabdi kepada negeri," tambahnya.

7. DS Panen Hujatan Warganet

Usai videonya viral dan ditonton banyak orang, DS pun menerima berbagai hujatan warganet. Banyak yang tidak terima dengan sikap DS yang dianggap 'kabur' setelah menerima beasiswa LPDP dan tidak mengabdi sebagai balas budi terhadap negara.

"Tapi katanya dia 'kabur' pake uang pajak kita ya? (LPDP). Gimana ya mau nanggapinnya, ibarat kita habis ngasih minum ke orang yang haus terus diludahin sama yang dikasih minum pas dia udah gak haus," komentar akun @DeilyUpd***.

"Hi Mbak, di balik privilege LPDP yang kamu terima ada banyak anak Indonesia yang susah sekolah, guru-guru yang gajinya kecil dan sekolah pedalaman yang fasilitasnya kurang. Kalo LPDP ujungnya cuman ngejelek-jelekin negara sendiri dan banggain negara lain, malu-maluin sih," sindir akun @O5Br***.

"Lintah. Nyedot uang rakyat. Dan dia bangga," kata akun @GhibranJarin***.

8. DS Menyampaikan Permintaan Maaf setelah Dirujak Warganet

Alumnus beasiswa negara LPDP itu pun menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas pernyataan kontroversialnya di media sosial.

"Saya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat yang merasa tersakiti, tersinggung, maupun tidak nyaman atas pernyataan tersebut," tulisnya di Instagram.

Kontributor : Rizky Melinda

Load More