Suara.com - Di bulan Ramadan, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunah. Seperti halnya, salat tarawih dan salat witir yang umumnya dilakukan pada malam hari setelah salat Isya selama bulan Ramadan.
Mengerjakan salat Tarawih dan salat Witir tidak hanya bagian dari beribadah saja, namun juga sebagai bentuk untuk menghidupi malam-malam di bulan Ramadan.
Ibadah sunah tersebut dapat dikerjakan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah, dengan tata cara yang relatif sangat mudah dipahami.
Keutamaan Salat Tarawih dan Witir di Bulan Ramadan
Salat Tarawih merupakan salat sunnah khusus yang hanya dikerjakan pada bulan Ramadan. Sebagaimana dilansir NU Online, hadis Nabi yang menjelaskan keutamaan salat tarawih salah satunya dari riwayat Imam al-Bukhari, Muslim dan lainnya:
Artinya: "Barangsiapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadan dengan iman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau." (HR al-Bukhari, Muslim, dan lainnya).
Hadits lain datang dari riwayat at-Tirmdzi, Ibnu Majah dan an-Nasa’I disebutkan bahwa:
Artinya: "Barang siapa shalat Tarawih bersama imam sampai selesai, maka untuknya dicatat seperti beribadah semalam."
Sebagai penutup malam, umat Islam dianjurkan mengerjakan salat Witir. Salat sunah satu ini boleh dilakukan setelah salat tarawih, namun lebih utama dilakukan di akhir malam.
Hal tersebut sebagaimana disebutkan Rasulullah SAW dalam salah satu hadisnya:
Artinya: "Jadikanlah akhir shalat kalian semua di malam hari dengan dengan Shalat Witir." (HR Al-Bukhari).
Baca Juga: Lupa Baca Niat Puasa Ramadan 2026 Sampai Subuh? Ini Solusi Hukum Menurut Ulama
Apa Niat Salat Tarawih dan Witir Sendiri? Ini Bacaannya
Sebelum memulai salat Tarawih dan Witir, seorang muslim perlu menetapkan niat. Niat sendiri merupakan suatu unsur penting dalam ibadah lantaran menunjukkan tujuan seseorang dalam melakukan ibadah karena Allah SWT.
Bacaan niat salat Tarawih dan Witir berbeda. Meski sama-sama di lakukan di malam hari, keduanya dibedakan berdasarkan jenis salat sunnah, jumlah rakaat, dan status posisi (sendiri, imam, atau makmum). Berikut detail perbedaan niatnya:
1. Bacaan Niat Sholat Tarawih Sendiri (Munfarid)
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
"Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak'ataini mustaqbilal qiblati lillāhi ta'ālā."
Artinya: "Aku niat shalat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala."
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Industri Mobil Listrik VKTR Punya Siapa? Bikin Pabrik Baru di Magelang
-
7 Sepatu Running Lokal Model Stylish Bisa Buat Nongkrong, Harga Mulai Rp100 Ribuan
-
Dicelup Saus Lumer, Alasan Ayam Goreng Krispi Ini Jadi Street Food Favorit
-
Selat Malaka Ada di Mana? 'Jantung' Ekonomi Dunia Tak Kalah Penting Dibanding Selat Hormuz
-
3 Zodiak yang Hidupnya Akan Lebih Mudah Setelah 9 April 2026
-
3 Rekomendasi Sandal Recovery Ortuseight, Nyaman Dipakai usai Olahraga dan Aktivitas Seharian
-
5 Zodiak Paling Hoki pada 10 April 2026, Keuangan dan Karier Lancar Jaya
-
Terpopuler: Gaji Kepala Samsat yang Dicopot Dedi Mulyadi hingga Shio Paling Hoki
-
5 Parfum Wanita Paling Enak Wanginya, Aroma Antimainstream
-
5 Shio Paling Hoki pada 10 April 2026, Bakal Mandi Cuan dan Kebahagiaan