- KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT di Jawa Tengah.
- Fadia merupakan putri pedangdut A. Rafiq yang populer lewat lagu dangdut.
- Karier politiknya memuncak sejak menjabat Wakil Bupati hingga menjadi Bupati Pekalongan.
Suara.com - Publik kembali dikejutkan dengan kabar Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, pada Selasa (3/3/2026).
Kabar ini tentu menjadi ironi di tengah moncernya karier politik Fadia Arafiq yang baru saja dilantik kembali sebagai Bupati untuk periode kedua pada Februari 2025 lalu.
Padahal, transformasi Fadia dari panggung dangdut ke kursi pemerintahan kerap disebut sebagai salah satu kisah sukses artis yang terjun ke politik.
Berikut perjalanan kariernya dari panggung hiburan hingga menjadi orang nomor satu di Pekalongan.
Pewaris Darah Seni Sang Legenda
Lahir dengan nama Laila Fathiah pada 23 Mei 1978, Fadia Arafiq adalah putri dari pedangdut legendaris Indonesia, mendiang A. Rafiq.
Mengikuti jejak sang ayah, Fadia sempat mencicipi kerasnya dunia hiburan tanah air sebelum terjun ke dunia politik.
Namanya melejit lewat single hits berjudul Cik Cik Bum Bum pada tahun 2000.
Selama bertahun-tahun, wajahnya kerap menghiasi layar kaca dan panggung-panggung musik nasional, membangun basis penggemar loyal berkat aksi panggungnya yang penuh energi.
Lepas Mikrofon demi Kursi Politik
Meski sukses sebagai penyanyi dangdut, akhirnya Fadia memilih jalan baru pada 2011 silam karena ingin berkontribusi lebih nyata bagi tanah kelahirannya.
Baca Juga: Wamen HAM Mugiyanto Terjebak di Qatar Imbas Konflik AS-Israel Vs Iran: 3 Hari Belum Ada Kepastian
Langkah politiknya dimulai saat menjabat sebagai Wakil Bupati Pekalongan periode 2011-2016 mendampingi Amat Antono.
Di fase inilah, Fadia belajar seluk-beluk birokrasi dan mulai memahami persoalan riil di lapangan.
Puncak Karier di Dunia Politik
Karier politik Fadia mencapai puncaknya saat ia terpilih sebagai Bupati Pekalongan periode 2021-2024.
Ia seolah berhasil mematahkan stigma artis cuma modal tenar di dunia politik dengan program-program yang menyentuh rakyat kecil.
Beberapa program unggulannya yang sering dibicarakan meliputi:
- Dalan Alus Rejeki Mulus: Program perbaikan infrastruktur jalan secara masif.
- Kesehatan Gratis: Layanan kesehatan cukup dengan menunjukkan KTP.
- Program Pendidikan: Beasiswa dan bantuan sekolah bagi warga tidak mampu.
Gaya kepemimpinannya yang sering melakukan blusukan dan pendekatan door-to-door sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan itulah membuatnya kembali memenangkan Pilkada 2024.
Bahkan, ia dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan pada 20 Februari 2025.
Berita Terkait
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Jadi Tersangka KPK, Gus Yaqut Jelaskan Perihal Pembagian Kuota Haji
-
Saut Situmorang: OTT Bea Cukai Tak Mengejutkan, Tanpa Reformasi Sistem Hasilnya Akan Stagnan
-
Geledah KPP Madya Banjarmasin dan Kantor PT BKB, KPK Amankan Dokumen Restitusi
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN