Lifestyle / Komunitas
Kamis, 05 Maret 2026 | 10:41 WIB
Ilustrasi niat untuk Zakat Fitrah (Freepik)
Baca 10 detik
  • Niat adalah unsur penting agar ibadah zakat fitrah sah, yaitu zakat wajib sebelum Idulfitri.
  • Artikel ini menyediakan bacaan niat zakat fitrah spesifik untuk diri sendiri dan keluarga tanggungan.
  • Zakat fitrah wajib dikeluarkan Muslim mampu setara satu sha makanan pokok untuk menyucikan diri.

Suara.com - Niat untuk zakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan ibadah zakat fitrah. Dalam Islam, setiap ibadah harus diawali dengan niat agar amal yang dilakukan menjadi sah dan bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

Zakat fitrah sendiri adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim menjelang Hari Raya Idulfitri setelah menjalankan puasa selama bulan Ramadan. Kewajiban ini berlaku bagi setiap individu, termasuk kepala keluarga yang menanggung zakat untuk anggota keluarganya.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bacaan niat untuk zakat fitrah, baik ketika membayarkan zakat untuk diri sendiri maupun untuk keluarga.

Berikut bacaan niat zakat fitrah lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya.

Niat untuk Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

Berikut bacaan niat untuk zakat fitrah jika seseorang menunaikan zakat untuk dirinya sendiri.

Arab

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِي فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin

Baca Juga: Apa Saja Kriteria Penerima Zakat Fitrah? Kenali 8 Golongan yang Berhak Menerima

Nawaitu an ukhrija zakatal fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta‘ala.

Artinya

"Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta’ala."

Niat ini dibaca ketika seseorang menyerahkan zakat fitrah kepada amil atau lembaga penyalur zakat. Dalam praktiknya, niat sebenarnya cukup diucapkan dalam hati saat membayar zakat.

Niat untuk Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

Seorang kepala keluarga biasanya juga menunaikan zakat fitrah untuk anggota keluarga yang menjadi tanggungannya seperti istri dan anak.

Load More