Suara.com - Bahlil Lahadalia selaku Menteri ESDM menyebutkan bahwa pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia mungkin hanya bertahan selama 20 hari. Menurutnya, hal ini bisa terjadi karena kapasitas penyimpanan BBM di Indonesia tidak besar.
“Jangan salah persepsi memang sejak lama kemampuan storage kita di Republik Indonesia ini tidak lebih dari 21-25 hari, jadi standar nasionalnya itu di 20-21 hari, maksimal 25 hari,” ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (04/03/2026).
Lantas, bagaimana jika hal itu terjadi, aakah penggunaan BBM artinya harus dibatasi? Begini penjelasannya.
Berapa besar cadangan BBM di Indonesia?
Dalam laporan yang dirilis pada Desember 2025, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan bahwa sebagian besar jenis bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia masih berada di atas batas minimal cadangan yang telah ditetapkan pemerintah. Jika dilihat dari jenis produknya, cadangan BBM RI tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan nasional selama sekitar 19 hingga 31 hari.
Ketentuan mengenai cadangan ini sebenarnya sudah diatur dalam Peraturan BPH Migas Nomor 9 Tahun 2020 tentang Penyediaan Cadangan Operasional Bahan Bakar Minyak. Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa setiap pemegang izin usaha wajib menyediakan cadangan operasional BBM dengan cakupan waktu paling sedikit 23 hari. Artinya, perusahaan yang bergerak di sektor distribusi dan penyediaan BBM harus memastikan ketersediaan stok dalam jangka waktu tersebut agar pasokan tetap stabil.
Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Tauhid Ahmad menyebutkan bahwa konsep pencadangan energi tidak hanya berkaitan dengan jumlah bahan bakar yang tersedia di tangki penyimpanan. Ia menjelaskan bahwa pencadangan juga mencerminkan kemampuan pemerintah dan Pertamina dalam menyiapkan berbagai aspek pendukung, termasuk pendanaan untuk penyediaan stok, infrastruktur penyimpanan seperti gudang dan terminal BBM, hingga jalur distribusi dan sistem pengapalan.
Karena itu, Tauhid menilai berbagai langkah yang telah direncanakan Pertamina dalam menjaga pasokan energi patut diapresiasi. Upaya tersebut mencakup peningkatan produksi dari kilang domestik serta pengaturan impor energi untuk menutup kekurangan pasokan dalam negeri. Strategi ini dianggap penting agar cadangan energi nasional tetap berada pada level aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat serta sektor industri.
Bagi Anda sebagai konsumen, keberadaan cadangan BBM yang memadai memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi energi. Ketika stok berada di atas standar minimum, risiko kelangkaan bahan bakar dapat ditekan, sehingga aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat dapat terus berjalan dengan lebih stabil.
Baca Juga: Apa Kata Bahlil tentang Nasib Pertalite di Tengah Konflik Panas AS, Israel, dan Iran?
Apa yang Terjadi Jika Cadangan BBM Habis?
Minyak bumi masih menjadi penopang utama berbagai aktivitas manusia, mulai dari bahan bakar kendaraan hingga kebutuhan industri dan produksi pangan. Namun, minyak termasuk sumber energi tidak terbarukan sehingga jumlahnya terbatas dan tidak bisa diperbarui dalam waktu singkat.
Jika pasokannya terganggu atau cadangannya menipis, dampaknya bisa meluas ke berbagai sektor. Aktivitas transportasi dapat terganggu, biaya produksi industri meningkat, dan distribusi barang menjadi lebih mahal. Kondisi ini juga berpotensi memicu kenaikan harga energi secara global karena ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan.
Karena itu, pemerintah biasanya menetapkan standar cadangan minimum BBM. Tujuannya agar kebutuhan energi tetap terpenuhi meskipun terjadi gangguan pasokan dari dalam negeri maupun luar negeri.
Apakah Penutupan Selat Hormuz Memengaruhi Cadangan BBM di Indonesia?
Penutupan Selat Hormuz berpotensi memengaruhi pasokan minyak ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Jalur ini merupakan salah satu rute perdagangan energi terpenting di dunia yang menjadi pintu keluar-masuk minyak dari kawasan Teluk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Berapa Nominal THR Ideal Buat Keponakan? Ini Panduan Pembagiannya
-
Apa Hukuman Jika Perusahaan Telat Kasih THR?
-
Cobaan Terberat Selama Ramadan Apa Saja? Padahal Setan Dibelenggu saat Puasa
-
Program Mudik Gratis 2026 Apa yang Masih Buka? Segera Daftar, Kuota Terbatas
-
Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
-
Apa Itu Asas Fiksi Hukum? Fadia Arafiq Tak Bisa Kebal Hukum dengan Alasan Tak Tahu Aturan
-
35 Ucapan Minal Aidin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Batin 2026
-
Kapan Sidang Isbat Lebaran 2026 Digelar? Ini Jadwal Resmi Kemenag RI
-
Link Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 InJourney Airports, Terakhir Hari Ini!
-
Berapa THR Pensiunan Tahun 2026? Ini Rinciannya