Kesuksesan lagu teresebut membuat nama Fadia akrab di mata masyarakat.
Lagu yang membut masyarakat terngiang-ngaing tersebut membuktikan bahwa Fadia tidak hanya mendompleng nama besar sang ayah, tetapi memang memiliki kualitas vokal dan daya tarik panggung yang kuat.
Selama berkarier sebagai biduan, Fadia dikenal sebagai sosok yang penuh prestasi.
Ia sempat merilis beberapa album dan single yang mendapat sambutan hangat dari pencinta musik Melayu.
Selain bernyanyi solo, ia juga aktif dalam berbagai kegiatan organisasi insan musik.
Prestasi utamanya di dunia hiburan adalah kemampuannya menjaga eksistensi keluarga besar A. Rafiq di kancah musik nasional.
Perjalanan kariernya di dunia dangdut menjadi modal yang besar, terutama dalam membangun kedekatan dengan masyarakat di kemudian hari.
Banting Setir ke Jalur Politik
Setelah cukup lama di berakrier dunia hiburan, Fadia memutuskan untuk mengikuti jejak keluarga besarnya terjun ke dunia politik.
Ia bergabung dengan Partai Golkar dan mulai membangun basis massa di Jawa Tengah.
Baca Juga: Fairuz A Rafiq Disorot Usai Kakaknya Ditangkap KPK, Sonny Septian Singgung Hubungan Kakak Adik
Karier politiknya melesat saat ia terpilih menjadi Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016 mendampingi Amat Antono.
Pengalaman lima tahun sebagai wakil bupati menjadikannya tokoh politik perempuan yang diperhitungkan di wilayah Pantura.
Setelah sempat menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan, Fadia kembali bertarung dalam Pilkada 2020 sebagai calon Bupati.
Bersama dengan Riswadi, ia berhasil memenangkan kepercayaan rakyat dan resmi dilantik menjadi Bupati Pekalongan periode 2021–2026.
Kini Jadi Tersangka Korupsi
Karier Fadia kini terjun bebas saat KPK menetapkan dirinya sebagai tersangka atas dugaan benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa.
Ia dijerat dengan pasal yang berkaitan dengan penyalahgunaan wewenang dalam proses pengadaan jasa di lingkungan pemerintah daerah.
Kasus ini mengejutkan banyak pihak karena menyangkut integritas tata kelola proyek di wilayah yang dipimpinnya.
Penetapan status tersangka ini menandai babak baru yang sangat krusial dalam perjalanan hidup Fadia, yang kini harus berhadapan dengan proses hukum di tengah tanggung jawabnya sebagai kepala daerah.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Apa Kasus Wamen Imipas Silmy Karim? Akhirnya Menyerahkan Diri ke KPK
-
4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
-
Bukan Oranye, Apa Arti Rompi Tahanan Warna Pink yang Dipakai Dadan Hindayana?
-
Wamen Imipas Silmy Karim Menyerah ke KPK, Intip Harta Kekayaannya: Tembus Rp234 Miliar
-
5 Zodiak Paling Keras Kepala yang Sulit Diajak Berkompromi Menurut Astrologi
-
Dadan Hindayana Dulu Kerja Apa Sebelum Jadi Kepala BGN? Kini Tersangka Korupsi MBG
-
Dadan Hindayana Dulu Dilantik Siapa? Eks Kepala BGN yang Kini Jadi Tersangka Korupsi Program MBG
-
Siap Panen Hoki? 6 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung pada 4 Juni 2026
-
Terpopuler: Kontroversi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN, Rekomendasi Sepatu Lari Underrated
-
Lampung Kian Ramai, Hotel Transit Modern Jadi Kebutuhan Wisatawan dan Pebisnis