- Uniqlo bersama IBCWE mengadakan diskusi tentang interseksionalitas yang menyoroti pengaruh identitas pada perjalanan karier profesional.
- Konsep interseksionalitas menekankan bahwa pengalaman kerja dipengaruhi gabungan lapisan identitas, bukan hanya satu aspek keberagaman saja.
- Kepemimpinan inklusif dan peran sekutu penting untuk menciptakan ruang kerja aman agar setiap individu dapat berkontribusi autentik.
Irma Yunita, Director Corporate Affairs UNIQLO Indonesia, menilai bahwa keberagaman di tempat kerja harus diikuti dengan ruang yang memungkinkan setiap individu berkembang secara autentik.
“Keberagaman bukan hanya soal representasi. Ini tentang apakah setiap orang benar-benar memiliki ruang untuk berkembang dan berkontribusi secara autentik. Dalam industri ritel yang bergerak cepat, menjaga keseimbangan antara performa dan kepemimpinan inklusif memang menantang. Namun justru di situlah kualitas kepemimpinan diuji,” ujar Irma Yunita.
Menurutnya, organisasi perlu terus membangun sistem yang adil dan transparan dalam pengembangan karyawan. Di Uniqlo Indonesia, pengembangan sumber daya manusia dilakukan melalui evaluasi berbasis kompetensi dan kinerja, serta berbagai program pelatihan kepemimpinan yang terbuka bagi karyawan dari berbagai level.
Perusahaan juga berupaya menciptakan ruang dialog terbuka antara manajemen dan karyawan agar setiap individu merasa didengar.
Pentingnya Peran “Sekutu” di Lingkungan Kerja
Selain kepemimpinan yang sensitif terhadap perbedaan, diskusi ini juga menyoroti pentingnya organizational allyship, peran individu yang secara aktif mendukung rekan kerja dari latar belakang berbeda.
Menjadi sekutu tidak selalu berarti memiliki solusi atas setiap masalah. Yang lebih penting adalah kesiapan untuk mendengarkan pengalaman orang lain dan terus belajar memahami perspektif yang berbeda.
Dalam praktik sehari-hari, sikap ini bisa muncul dari hal-hal sederhana: memberi kesempatan berbicara yang setara dalam rapat, membuka fleksibilitas kerja, atau berani mengoreksi bias yang mungkin tidak disadari.
Lingkungan kerja yang aman dan saling menghargai terbukti mampu mendorong karyawan lebih berani menyampaikan ide serta sudut pandang baru. Bagi perusahaan, hal tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan industri yang semakin kompleks.
Baca Juga: Memperingati International Womens Day 2026, API Serukan Perlawanan atas Penghancuran Tubuh
Inklusi sebagai Investasi Masa Depan
Percakapan mengenai kepemimpinan inklusif di Indonesia memang semakin berkembang, meskipun masih menghadapi tantangan seperti budaya organisasi yang hierarkis dan bias tidak sadar dalam pengambilan keputusan.
Namun semakin banyak perusahaan yang mulai menyadari bahwa menciptakan lingkungan kerja yang inklusif bukan sekadar tren atau kampanye tahunan.
Sebaliknya, hal tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi organisasi. Ketika seseorang tidak perlu menyembunyikan identitas atau latar belakangnya agar diterima di tempat kerja, ia dapat bekerja dengan lebih percaya diri dan maksimal.
Pada akhirnya, ruang kerja yang menghargai perbedaan bukan hanya memberi manfaat bagi individu, tetapi juga bagi tim dan perusahaan secara keseluruhan. Karena di tengah kompleksitas dunia kerja modern, keberagaman perspektif justru menjadi sumber kekuatan untuk terus berinovasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Potret 30 Tahun Plaza Senayan, Ikon Lifestyle Jakarta yang Tetap Hits Lintas Generasi
-
Apakah Pertanda Buruk? Simak Arti Mimpi Dikejar Anjing Lengkap Menurut Primbon Jawa
-
5 Lipstik Glossy yang Tahan 16 Jam, Tetap On Point Meski Dipakai Makan
-
Terpopuler: Pilihan Sepeda Dewasa Murah hingga Lipstik dan Bedak yang Awet Seharian
-
Mengapa Video Owa Jawa yang Menggemaskan Bisa Jadi Ancaman?
-
Intip Isi Dalam Marina Express, Fasilitasnya Ternyata Mirip Pesawat
-
Riset Temukan Anak Lebih Efektif Dorong Aksi Iklim di Keluarga, Kenapa?
-
Beternak Kambing untuk Dijual di Idul Adha 2026: Tutorial Memilih Bibit Unggul, Usia Minimal Berapa?
-
Aceh Dorong Ekosistem Kreatif Lewat Pengaktifan Kembali Lewat AMANAH, Apa Itu?
-
5 Rekomendasi Permen Karet Sugar Free Cocok untuk Bantu Berhenti Merokok