Suara.com - Kasus dugaan korupsi Bupati Pakalongan Fadia Arafiq ditemukan fakta menarik. Nama sang anak, Muhammad Sabiq Ashraff, mendadak jadi perbincangan publik. Dia diduga turut menerima dana Rp4,6 miliar.
Sabiq terlibat dalam lingkaran bisnis keluarga yang bermasalah. Saat baru lulus kuliah, Sabiq langsung jadi Direktur PT Raja Nusantara Berjaya (RNB).
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mensinyalir perusahaan ini menjadi “kendaraan” utama dalam memonopoli berbagai proyek pemerintah daerah, khususnya pengadaan jasa outsourcing.
Ironisnya, struktur perusahaan ini diisi oleh orang terdekat bupati, termasuk suaminya sebagai komisaris dan putra sulungnya, Muhammad Sabiq Ashraff, yang menjabat sebagai direktur.
Semuanya berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Fadia Arafiq di Semarang.
Berikut profil Sabiq, anak Fadia Arafiq yang diduga terlibat korupsi.
Muhammad Sabiq Ashraff
Profil dan Pendidikan Sabiq
Sabiq memiliki nama lengkap Muhammad Sabiq Ashraff. Ia lahir di Bandung dan saat ini diperkirakan berusia sekitar 30 tahun.
Dalam riwayat pendidikannya, Sabiq diketahui merupakan lulusan SMA Negeri 2 Gunungputri, Bogor. Ia tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dan hanya menyelesaikan pendidikan formal hingga tingkat SMA.
Baca Juga: Kolega di Golkar 'Semprot' Bupati Fadia: Kalau Tak Tahu Birokrasi, Tanya Kemendagri!
Sosok Muhammad Sabiq Ashraff menjadi sorotan karena lompatan kariernya yang dianggap sangat singkat.
Pemuda berusia 27 tahun ini merupakan lulusan Fakultas Hukum yang baru saja menyandang gelar sarjana pada April 2024.
Pekerjaan Sabiq
Selain dikenal sebagai anak kepala daerah, Sabiq juga aktif di dunia politik. Ia menjabat sebagai anggota DPRD Pekalongan dari Fraksi Partai Golkar.
Keberadaannya di lembaga legislatif daerah membuat namanya semakin menjadi perhatian ketika terseret dalam pusaran kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Tak lama setelah lulus, Sabiq langsung menempati posisi strategis sebagai Direktur PT RNB. Di saat yang bersamaan, ia juga terjun ke dunia politik sebagai calon legislatif (Caleg) Partai Golkar untuk DPRD Pekalongan dan berhasil mengamankan kursi sebagai calon terpilih.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Lebih Ampuh Lip Balm atau Lip Serum untuk Mencerahkan Bibir? Ini 6 Rekomendasinya
-
4 Rekomendasi Liquid Matte Lipstik Paling Tahan Lama, Transferproof hingga 16 Jam
-
5 Rekomendasi Tinted Lip Balm agar Bibir Ternutrisi Anti Pecah-Pecah
-
Silsilah Keluarga Gubernur Kaltim Rudy Masud, Kakak hingga Istri Punya Jabatan Mentereng
-
Urutan Skincare Double Cleansing yang Benar Apa Saja? Ini 6 Rekomendasi Produknya
-
7 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Acne Prone Skin, Ringan dan Gak Bikin Breakout
-
5 Rekomendasi Kaos Kaki Lari Anti Lecet, Olahraga Makin Aman dan Nyaman
-
Apa Bedanya Melasma dan Flek Hitam? Ini 4 Sunscreen yang Efektif Menyamarkan
-
5 Sepatu Running Lokal Senyaman Puma untuk Daily Trainer, Ada yang Carbon Plate
-
Kenapa Pengering Mesin Cuci Tidak Mau Berputar? Ini 7 Cara Mengecek Sebelum Panggil Teknisi