- Kampanye Study UK British Council hadir di MRT Jakarta sejak 23 Februari hingga Maret 2026 untuk memperkenalkan studi di Inggris.
- Kampanye "full-train experience" ini menawarkan visual kampus Inggris dan kehidupan mahasiswa, menghubungkan dengan perjalanan urban.
- Pelajar dapat mengakses informasi studi, program, dan beasiswa Inggris melalui QR code yang terhubung ke platform Study UK.
Kisah Amelia menjadi contoh nyata bagaimana pengalaman studi di luar negeri dapat memberikan dampak langsung bagi perkembangan karier sekaligus kontribusi bagi negara.
Pengetahuan tentang standar internasional, inovasi teknologi, serta praktik keselamatan yang dipelajari selama kuliah dapat diterapkan dalam berbagai sektor di Indonesia.
Country Director British Council untuk Indonesia dan Asia Tenggara, Summer Xia, menjelaskan bahwa keputusan untuk melanjutkan studi merupakan langkah besar bagi banyak anak muda dan keluarga mereka. Karena itu, akses terhadap informasi yang tepat menjadi hal yang sangat penting.
“Bagi banyak anak muda dan keluarganya, menentukan tempat untuk melanjutkan studi sering menjadi awal dari perjalanan yang lebih besar,” ujarnya.
“Melalui Study UK, kami ingin membantu mereka menjajaki pilihan tersebut dengan lebih percaya diri. Dengan menghadirkan pengalaman ini di MRT, ruang publik yang akrab bagi banyak generasi muda kami berharap dapat membuka wawasan tentang peluang global sekaligus memberikan akses yang lebih mudah terhadap informasi tepercaya mengenai studi di Inggris,” jelas Summer Xia.
Melalui berbagai titik interaksi di dalam kereta, penumpang MRT juga dapat memindai QR code yang terhubung langsung dengan platform digital Study UK.
Di sana, masyarakat bisa menemukan informasi mengenai universitas di Inggris, pilihan program studi, proses pendaftaran, hingga peluang beasiswa yang tersedia bagi pelajar Indonesia.
Dengan semakin terbukanya akses informasi serta banyaknya program beasiswa, studi di luar negeri kini bukan lagi mimpi yang terasa jauh.
Bagi generasi muda Indonesia, kesempatan untuk belajar di negara seperti Inggris dapat menjadi langkah awal untuk memperluas wawasan global sekaligus membawa ilmu dan pengalaman kembali ke tanah air.
Baca Juga: Cuma 6 Persen Sekolah Bisnis Dunia Kantongi Sertifikasi AACSB, Kini Ada Satu dari Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Bebas Produk Tiruan! Beli Masker Wajah Skintific Original di Blibli
-
Cara Menghitung Weton Pernikahan agar Rumah Tangga Langgeng
-
Korban Tewas KLM Nurul Salsa Bertambah, Dua Jenazah Perempuan Berhasil Diidentifikasi
-
Ramai Postingan Kurir "Ngelas", Ternyata Ini Maksud Sebenarnya
-
Agent Kim Reactivated: Saat Pertengkaran Remaja Sukses Guncang Dua Negara
-
Kasus Suap Muara Enim Makin Meluas, KPK Periksa Mantan Pj Bupati hingga Kepala Bappeda
-
Puncak Harlah PKB ke-28 Jadi Ajang Kumpul Elite Politik, Prabowo dan Gibran Juga Hadir
-
Bagaimana AI Membantu Sektor Industri Mengelola Konsumsi Energi? Begini Kata Indosat
-
Curhat ke Sri Sultan, GNB Ungkap Krisis Kepercayaan Publik pada Negara Kian Mengkhawatirkan
-
Belajar STEM Sejak Dini Bantu Anak Jadi Lebih Kreatif dan Percaya Diri