- Campak bisa menyerang siapa saja dan sangat menular.
- Segera periksa ke dokter begitu gejala muncul.
- Ikuti langkah aman seperti istirahat, minum banyak cairan, dan isolasi diri di rumah.
Suara.com - Kasus meninggalnya dokter muda di Cianjur, Andito Mohammad Wibisono, saat bertugas di RSUD Cimacan sedang menjadi perhatian banyak orang.
Dokter muda tersebut didiagnosis suspek campak dengan komplikasi pneumonia berat sebelum meninggal dunia.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bahwa campak bukan penyakit ringan. Virus ini mudah menular melalui udara dan dapat menyerang siapa saja, termasuk orang dewasa yang sehat.
Meski ada vaksin pencegahan, banyak orang masih mencoba mengobati campak sendiri di rumah. Padahal, langkah cepat dan tepat sangat menentukan kesembuhan.
Lantas, apa yang harus dilakukan jika terkena campak? Berikut panduan aman untuk membantu pemulihan dan mencegah penularan.
1. Segera Periksa ke Dokter atau Fasilitas Kesehatan
Begitu muncul gejala seperti demam, batuk, pilek, dan ruam, langsung kunjungi puskesmas, klinik, atau rumah sakit terdekat.
Dokter akan memastikan diagnosis dan memberikan pengobatan sesuai standar, termasuk vitamin A untuk mendukung sistem kekebalan tubuh.
2. Isolasi Diri di Rumah
Baca Juga: Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Campak? Ini Cara Aman Menghadapinya
Campak sangat menular. Penderita wajib beristirahat di kamar terpisah sampai ruam hilang dan dinyatakan aman.
Hindari kontak dengan anak kecil, lansia, atau orang yang belum divaksin agar virus tidak menyebar.
3. Istirahat Cukup dan Hindari Aktivitas Berat
Tubuh sedang melawan virus. Tidur dan istirahat total membantu sistem imun bekerja optimal. Kurangi aktivitas sehari-hari dan biarkan tubuh pulih dengan sendirinya.
4. Minum Banyak Air dan Cairan Lain
Demam dan ruam bisa menyebabkan dehidrasi. Minum minimal 8–10 gelas air sehari, ditambah oralit atau jus buah jika perlu, untuk membantu mengeluarkan racun dari tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana