- DBD masih menjadi ancaman dengan puluhan ribu kasus di Indonesia.
- Pencegahan bisa dilakukan lewat langkah sederhana seperti memakai pakaian tertutup, menjaga daya tahan tubuh, dan kebersihan lingkungan.
- Selain itu, terapkan PSN 3M Plus untuk memutus siklus perkembangbiakan nyamuk.
Suara.com - Mengetahui cara mencegah DBD merupakan hal penting, mengingat penyakit ini masih menjadi salah satu momok yang ditakuti masyarakat.
Demam Berdarah Dengue (DBD) sendiri merupakan penyakit yang kerap menjadi ancaman di sejumlah wilayah Indonesia.
Penyakit ini disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti betina dan Aedes albopictus yang telah terinfeksi virus dengue.
Kementerian Kesehatan RI mencatat lebih dari 56.000 kasus DBD dengan 250 kematian hingga Mei 2025 silam.
Di Tasikmalaya, tercatat sebanyak 607 orang positif DBD sepanjang Januari hingga September. Sementara itu, RSUD Kota Batam mencatat 79 kasus selama tahun 2025.
Mengacu pada informasi dari laman Ayo Sehat Kemenkes, berikut beberapa kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah DBD.
1. Memakai Pakaian Tertutup
Untuk mencegah gigitan nyamuk penyebab DBD, gunakan pakaian tertutup seperti kaus atau kemeja lengan panjang serta celana panjang berbahan tipis saat beraktivitas di luar rumah.
Jika berada di daerah dengan suhu lebih dingin, kamu bisa menggunakan bahan seperti denim atau wol sebagai perlindungan tambahan dari gigitan nyamuk.
Baca Juga: 2025: Warga Jakarta Terpapar DBD Capai 1.416 Orang, Terbanyak Jakbar!
2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Meningkatkan daya tahan tubuh menjadi langkah penting untuk membantu mencegah DBD.
Perbanyak konsumsi makanan bergizi, terutama yang kaya vitamin D seperti salmon, tuna, sarden, kuning telur, daging merah, serta buah-buahan seperti apel dan pisang.
Selain itu, lakukan olahraga atau aktivitas fisik secara rutin minimal 30 menit setiap hari, serta pastikan istirahat dan tidur yang cukup.
3. Mengoleskan Lotion Anti-Nyamuk
Langkah sederhana lainnya adalah menggunakan lotion anti-nyamuk. Pastikan memilih produk yang telah terdaftar di BPOM dan tidak mengandung zat berbahaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia
-
Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan
-
Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan dan Kemakmuran Hari Ini 22 Juli 2026
-
Batu Bara Masih Perkasa, Devisa Ekspor Semester I Tembus Rp268 Triliun
-
Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan
-
Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun