Lifestyle / Food & Travel
Selasa, 21 April 2026 | 11:08 WIB
Ilustrasi - Ciri-ciri siomay yang pakai ikan sapu-sapu. (Pexels)

Tentu tidak semua pedagang yang menjual dengan harga murah dipastikan menggunakan daging ikan sapu-sapu sebagai tambahan dalam makanannya. Tapi ada baiknya menghindari makanan dengan harga terlalu murah untuk mengurangi risikonya.

Bahaya Konsumsi Daging Ikan Sapu-Sapu

Konsumsi daging ikan sapu-sapu merupakan hal yang sangat tidak direkomendasikan. Selain karena memang daging ikan ini tidak layak makan, ada beberapa hal lain yang juga menjadi alasan yang sifatnya mendasar.

Setidaknya terdapat tiga hal yang harus dicermati dan disadari akan bahaya konsumsi daging ikan sapu-sapu.

  • Pertama, adanya kontaminasi logam berat seperti merkuri dan timbal. Karena sifatnya sebagai penyerap zat beracun, maka logam berat akan menumpuk di dagingnya dan berdampak buruk untuk kesehatan.
  • Kedua, risiko kontaminasi bakteri dan parasit. Ikan sapu-sapu juga sering membawa cacing dan parasit yang berbahaya untuk tubuh manusia. Ketika masuk, bisa terjadi infeksi usus dan gangguan pencernaan serius.
  • Ketiga, kandungan limbah kimia yang tidak diketahui. Habitatnya ada di dasar perairan kotor, sehingga berpotensi mengandung residu limbah kimia lain yang sama sekali tidak teridentifikasi.

Cermat dalam memilih kudapan yang akan dikonsumsi adalah salah satu cara mencegah terjadinya konsumsi siomay ikan sapu-sapu. Meski memang sulit dibedakan, namun hal ini masih bisa dicegah dengan kecermatan tinggi.

Itu tadi sedikit penjelasan tentang mengenali ciri siomay yang pakai ikan sapu-sapu sebagai bahan bakunya. Semoga berguna, dan selalu waspada dalam memilih jajanan!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Load More