3. Mata cerah dan tidak sayu
4. Gerakan lincah dan aktif
5. Nafsu makan baik
Hindari memilih kambing yang terlihat lesu, memiliki luka, atau menunjukkan tanda penyakit. Bibit yang sehat akan lebih cepat tumbuh dan minim risiko kematian.
Untuk tujuan penggemukan menjelang Idul Adha, sebaiknya pilih bibit kambing dengan usia 3–6 bulan. Pada usia ini, kambing masih dalam fase pertumbuhan cepat sehingga lebih mudah digemukkan.
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah pakan. Kambing membutuhkan pakan utama berupa hijauan seperti rumput gajah, daun lamtoro, atau daun singkong.
Agar pertumbuhan lebih cepat, tambahkan pakan konsentrat yang mengandung protein dan energi tinggi.
Pemberian pakan sebaiknya dilakukan secara rutin, minimal dua kali sehari, dengan porsi yang cukup. Jangan sampai kambing kekurangan makan karena akan menghambat pertumbuhan bobotnya.
Selain pakan, air minum juga harus selalu tersedia. Air yang bersih dan cukup membantu proses metabolisme kambing, sehingga pencernaan berjalan lancar dan nafsu makan tetap terjaga.
Baca Juga: Perbedaan Kambing dan Domba: Mana Lebih Mahal untuk Dijual Saat Idul Adha?
Banyak peternak pemula yang mengabaikan hal ini, padahal dampaknya cukup besar terhadap kesehatan ternak.
Selanjutnya adalah kondisi kandang. Kandang yang baik harus bersih, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang lancar. Hindari kandang yang lembap karena bisa memicu penyakit seperti jamur atau infeksi kulit.
Usahakan kandang dibersihkan setiap hari dari kotoran agar lingkungan tetap higienis. Posisi kandang juga sebaiknya tidak langsung terkena panas matahari sepanjang hari, agar kambing tidak stres.
Manajemen kesehatan juga tidak kalah penting. Lakukan pemeriksaan rutin untuk memastikan kambing bebas dari penyakit. Jika perlu, berikan vitamin atau suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Vaksinasi dan pemberian obat cacing secara berkala juga sangat disarankan agar kambing tetap dalam kondisi prima selama masa penggemukan.
Selain itu, perhatikan juga aktivitas kambing. Kambing yang sehat biasanya aktif bergerak dan memiliki nafsu makan tinggi. Jika terlihat lemas atau tidak mau makan, segera lakukan pengecekan karena bisa jadi itu tanda awal penyakit. Deteksi dini akan mencegah kerugian yang lebih besar.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Perbedaan Kambing dan Domba: Mana Lebih Mahal untuk Dijual Saat Idul Adha?
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Dibeli Murah untuk Dijual Mahal Idul Adha, Inilah 5 Ciri Kambing Muda Berkualitas
-
Momen Kocak Saat Akad Viral, Wali Malah Bilang Nikahkan Anak Kambing Saya
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Skincare Berbasis Exosome Kian Populer, Apa Bedanya dengan Formula Biasa?
-
Makin Mudah, Ini Keuntungan Belanja Fashion Premium Secara Online
-
Layanan Keuangan Makin Digital, Ini Kemudahan yang Bisa Dinikmati Masyarakat
-
The Rise of Jamu Culture, Gerakan Mengajak Generasi Muda Bangga Minum Jamu
-
7 Zodiak Paling Beruntung Besok 9 Juni 2026, Salah Satu Hari Terhoki Tahun Ini
-
Dari Labubu sampai Si Juki, Amazing Toy Show Jakarta Bakal Satukan Kreator dan Kolektor
-
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Panel Surya Kian Jadi Pilihan untuk Bumi yang Lebih Bersih
-
Berapa Harga Crocs Asli? Ini Cara Membedakannya dengan yang Palsu
-
5 Bedak Tabur yang Bagus untuk Usia 30-an, Bikin Makeup Halus dan Tahan Lama
-
5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan