Green SM pertama kali datang ke pasar Indonesia pada bulan Desember 2024 dengan nama asli mereka yang digunakan di Vietnam, yaitu "Xanh SM".
Namun, agar lebih mudah dikenal oleh masyarakat setempat, perusahaan secara resmi mengganti nama mereknya menjadi Green SM Indonesia pada bulan April tahun 2025.
Layanan ini menggunakan armada mobil listrik dari perusahaan VinFast, seperti model VF e34 dan VF 5, yang juga termasuk dalam bisnis yang dikelola oleh Pham Nhat Vuong.
Taksi ini menjalankan kampanye untuk menjadi taksi yang bebas bau bensin dan suara mesin, agar bisa memberikan layanan dengan peringkat 5 kepada para pelanggannya.
Di tingkat manajemen lokal, kegiatan sehari-hari dijalankan oleh Deny Tjia yang bertindak sebagai Managing Director Green SM Indonesia.
Tokoh ini memiliki peran penting dalam strategi masuk ke pasar, termasuk dalam membangun kerja sama strategis dengan perusahaan keuangan besar lokal, PT Bank Central Asia Tbk (BCA), yang memberikan dana besar mencapai Rp600 miliar untuk pengembangan armada.
Selain itu, ekspansi internasional GSM tersebut juga diawasi langsung oleh Global CEO GSM, Nguyen Van Thanh.
Meskipun bisnis ini merupakan produk impor dari Vietnam, Green SM berusaha keras untuk beradaptasi dengan pasar lokal melalui berbagai kerja sama, seperti kolaborasi dengan Komotra di Bali untuk meluncurkan layanan taksi listrik di Pulau Dewata.
Perusahaan ini menerapkan budaya kerja yang dikenal sebagai "GREEN", yang mewakili pertumbuhan global, fokus pada pencapaian hasil, pelayanan berkualitas tinggi seperti bintang lima, interaksi yang penuh semangat, serta keyakinan bahwa setiap hal bisa dicapai.
Baca Juga: Sejarah Stasiun Bekasi Timur, Lokasi Kecelakaan Kereta KRL vs KA Argo Bromo Anggrek
Namun, di tengah upayanya mengoperasikan hingga 10.000 unit armada, saat ini standar keselamatan dan integrasi transportasi Green SM sedang dipantau secara ketat oleh Kementerian Perhubungan setelah terjadi kecelakaan di Bekasi tersebut.
Kontributor : Rizky Melinda
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring
-
Rahasia Skin Prep Jennifer Coppen Jelang Pernikahan, Kulit Glowing dari Siraman hingga Resepsi
-
House of Amartha Perusahaan Apa? Bisnis Thariq Halilintar yang Handle Pernikahan Justin Hubner
-
5 Cara Mencuci Sepatu Putih yang Menguning, Bisa Pakai Bahan-bahan di Rumah
-
Resmi Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Keturunan Mana?
-
Parfum Aroma Gourmand Itu Seperti Apa? Ini 3 Rekomendasi Produk yang Wanginya Awet
-
Kenapa Jennifer Coppen Akad Nikah Pakai Binti Ibunya? Begini Hukumnya dalam Islam
-
6 Shio Paling Beruntung Pada 14 Juni 2026, Temukan Peluang Baru di Akhir Pekan Ini