Lifestyle / Komunitas
Kamis, 30 April 2026 | 11:29 WIB
Foto tempat bermain anak-anak daycare little aresha yang dijanjikan pada orangtua (dok. Shevinna putti/suara.com)
Baca 10 detik
  • Diyah Kusumastuti gunakan foto fasilitas estetik untuk menipu calon orang tua.
  • Realitas fasilitas Little Aresha sangat kumuh dan tidak layak bagi balita.
  • Tersangka membatasi kunjungan hari Minggu guna menyulap kondisi daycare menjadi bersih.

Suara.com - Kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha yang telah menjadi sorotan semakin menyingkap tabir Diyah Kusumastuti sebagai Ketua Yayasan dalam menjalankan bisnis penitipan anak tersebut.

Tak hanya soal peran Diyah Kusumastuti yang memerintahkan pengasuh untuk mengikat anak-anak, janji manis dan trik manipulasi Ketua Yayasan Little Aresha tersebut tak boleh luput untuk diketahui publik.

Selain mengiming-imingi orangtua murid fasilitas yang premium dan program pembelajaran yang bagus, orangtua murid juga merasa tertipu dengan pencitraan yang dibangunnya melalui admin Little Aresha ketika menunjukkan kondisi dalam daycare dan kondisi dalam daycare ketika orangtua survei tempat.

Pada saat orangtua hendak mendaftarkan anaknya, admin Little Aresha selalu mengirimkan foto estetik berupa setiap sudut ruangan di sana beserta fasilitasnya yang lengkap.

Berikut perbandingan kondisi Little Aresha antara ekspektasi saat promosi vs realitas setelah anak masuk:

1. Fasilitas Tidur

Foto kondisi kamar yang dijanjikan untuk anak-anak (dok.shevinna putti/suara.com)

Saat pertama kali bertanya soal fasilitas, orang tua pasti akan dikirimi foto kamar tidur yang sangat nyaman untuk anak-anak oleh admin Little Aresha.

Foto tersebut memperlihatkan tempat tidur lengkap dengan kasur, alas kasur yang rapi, bantal, serta pendingin ruangan (AC) yang sejuk. Begitu pula ketika orangtua survei langsung ke lokasi.

Kenyataannya setelah anak resmi dititipkan, fasilitas kamar layak huni itu justru tak sesuai.

Baca Juga: Gambar Karya Anaknya 2 Minggu Lalu Mirip Kecelakaan KRL Bekasi, Seorang Ibu Minta Maaf

Anak-anak dibiarkan tidur di lantai yang dingin. Beberapa hanya diberi alas matras puzzle tipis tanpa kasur maupun bantal.

2. Kapasitas Ruangan

Kondisi kamar yang dihuni balita dan bayi little aresha saat digrebek tanpa kasur, tanpa kipas atau AC. (dok. Shevinna putti/suara.com)

Pihak Little Aresha melalui foto yang kirimnya pertama kali hendak mendaftar juga menjanjikan ruang belajar dan bermain yang aman, nyaman, dan luas bagi bayi maupun toddler di sana.

Begitu pula ketika orangtua melakukan survei ke tempat, kondisi ruang bermain daycare Little Aresha terlihat sangat bersih, rapi dan dingin karena ber-AC.

Faktanya, sebanyak 20 anak dipaksa masuk ke dalam satu kamar sempit berukuran hanya 3x3 meter.

Bayangkan, balita dan bayi berdesakan di ruangan sekecil itu tanpa sirkulasi udara yang memadai.

Load More