- Tanggal 10 Mei diperingati sebagai Hari Lupus Sedunia sejak tahun 2004 untuk meningkatkan kesadaran global terhadap penyakit autoimun tersebut.
- PBB menetapkan 10 Mei sebagai Hari Internasional Argania sejak 2021 guna mendukung upaya pelestarian pohon endemik asal Maroko.
- Di Indonesia, tanggal 10 Mei diperingati sebagai hari jadi Komando Operasi Udara Nasional untuk mengenang sejarah pertahanan udara negara.
Perayaan Lain di Berbagai Negara
Di beberapa negara Amerika Latin seperti Meksiko, 10 Mei dirayakan sebagai Hari Ibu.
Sementara di Amerika Serikat, Mother’s Day biasanya jatuh pada Minggu kedua Mei, yang sering bertepatan atau dekat dengan 10 Mei. Perayaan ini menghormati peran ibu dengan berbagai kegiatan keluarga.
Ada pula Mother Ocean Day atau Hari Ibu Laut, yang merayakan keindahan dan pentingnya lautan sebagai sumber kehidupan.
Selain itu, terdapat hari-hari unik seperti Clean Up Your Room Day (Hari Membersihkan Kamar), No Socks Day (Hari Tanpa Kaos Kaki), dan World Migratory Bird Day yang kadang bertepatan di pekan pertama Mei.
Relevansi di Indonesia
Di Indonesia, 10 Mei juga menjadi hari bersejarah bagi TNI Angkatan Udara, yakni HUT Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas).
Tanggal ini mengingatkan pada perjuangan dan kesiapsiagaan pertahanan udara negara.
Secara historis, bulan Mei memang penuh peristiwa penting, seperti menjelang Reformasi 1998, meski puncak kerusuhan terjadi pertengahan bulan.
Baca Juga: Hari Lupus Sedunia 10 Mei 2023: Cermati Sejarah, Tujuan, dan Gejalanya
Mengapa Penting Memperingati 10 Mei?
Peringatan tanggal 10 Mei mengajarkan kita tentang kepedulian. Hari Lupus Sedunia mengingatkan pentingnya kesehatan dan empati terhadap sesama. Hari Argania menekankan kelestarian alam, sementara perayaan Hari Ibu memperkuat nilai keluarga.
Di era modern, kita bisa ikut serta dengan cara sederhana: menyebarkan informasi akurat di media sosial, mendukung komunitas penderita lupus, atau mengadopsi gaya hidup lebih ramah lingkungan.
Sebagai penutup, 10 Mei bukan sekadar tanggal di kalender. Ia adalah pengingat bahwa isu kesehatan, lingkungan, dan kemanusiaan harus terus digaungkan. Mari jadikan setiap 10 Mei sebagai momentum untuk bertindak nyata, mulai dari lingkungan terdekat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru