- Prudential Syariah membayarkan santunan klaim sebesar Rp2,2 triliun sepanjang tahun 2025 sebagai bentuk perlindungan finansial bagi peserta di Indonesia.
- Perusahaan mencatatkan total kontribusi bruto Rp4,2 triliun serta kenaikan total aset hingga mencapai angka Rp8 triliun pada tahun 2025.
- Strategi distribusi melalui 64 ribu tenaga pemasar mendukung Prudential Syariah mendominasi pangsa pasar industri asuransi syariah sebesar 22 persen.
Suara.com - PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) membuktikan komitmennya sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa syariah di Indonesia dengan membayarkan santunan klaim dan manfaat sebesar Rp2,2 triliun sepanjang tahun 2025.
Angka fantastis tersebut setara dengan Rp6 miliar per hari yang disalurkan kepada peserta maupun keluarga yang terdampak risiko melalui layanan klaim asuransi yang amanah.
Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin, menyampaikan bahwa realisasi pembayaran klaim ini merupakan bukti nyata peran perusahaan dalam memberikan ketenangan serta perlindungan finansial bagi keluarga Indonesia.
Menurutnya, performa keuangan yang solid ini menjadi landasan utama bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap solusi proteksi berbasis syariah.
"Perseroan juga membukukan total kontribusi bruto mencapai Rp4,2 triliun atau tumbuh 9 persen, serta kontribusi bisnis baru yang tumbuh 31 persen menjadi sekitar Rp1 triliun dan mendominasi pangsa pasar industri sebesar 22 persen," kata Iskandar dalam keterangan resminya, Selasa (12/5/2026).
Iskandar menambahkan, pertumbuhan dua digit pada kinerja keuangan sepanjang 2025 mencerminkan kuatnya kepercayaan masyarakat.
Sebagai pemimpin pasar, Prudential Syariah berkomitmen untuk terus menghadirkan perlindungan yang relevan, terjangkau, dan senantiasa berinovasi dalam meningkatkan layanan yang didukung
oleh teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terdepan.
Dari sisi pengelolaan finansial, total aset perusahaan tercatat tumbuh 20 persen menjadi Rp8 triliun. Pencapaian ini ditopang oleh strategi portofolio perusahaan yang mencerminkan pengelolaan bisnis secara disiplin dan terarah.
Pertumbuhan serupa juga terlihat pada total aset investasi yang naik 17 persen menjadi Rp6 triliun, yang menunjukkan keberhasilan perusahaan dalam mengelola dana peserta secara optimal.
Baca Juga: Inflasi Medis RI Jadi Momok Baru, Biaya Penyakit Tipes Naik Rp16 Juta! Mengapa Hal Itu Bisa Terjadi?
Kekuatan fondasi keuangan Prudential Syariah juga tercermin dari tingkat solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) yang berada jauh di atas ketentuan regulator.
RBC Dana Perusahaan tercatat sebesar 1.496 persen dan RBC Dana Tabarru’ sebesar 209 persen. Tingkat solvabilitas ini menjadi indikator utama kapasitas perusahaan dalam memenuhi kewajiban kepada seluruh peserta secara berkelanjutan.
Berdasarkan survei independen, Prudential Syariah berhasil menempati posisi nomor satu dalam hal Brand Preference dan Kepercayaan Peserta berdasarkan rekomendasi (rNPS).
Pencapaian ini didorong oleh kemampuan perusahaan dalam menjawab peningkatan kebutuhan masyarakat akan perlindungan berbasis syariah melalui penguatan strategi distribusi multi-channel.
Guna memperluas jangkauan, perusahaan memaksimalkan kanal keagenan dan bancassurance yang didukung lebih dari 64 ribu tenaga pemasar maupun Financial Service Consultant (FSC) di seluruh Indonesia.
Melalui strategi ini, Prudential Syariah optimis dapat terus menyediakan layanan asuransi syariah yang inovatif serta menjadi solusi perlindungan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh keluarga Indonesia.
Berita Terkait
-
Biaya Asuransi Masih Mahal, OJK Sebut Masyarakat Keluarkan Dana Rp 175 T
-
BRI Life Incar Pasar Kesehatan Premium
-
Proyeksi Pasar AHNWI Melejit 10 Persen, Prudential Bidik Orang Kaya RI
-
Perang di Timteng Memanas Bikin Premi Asuransi Meningkat
-
Banyak Pemudik saat Lebaran Bikin Kinerja Industri Asuransi Perjalanan Melonjak
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia
-
Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik
-
Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin
-
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi
-
Sinyal untuk Beli, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.645.000/Gram
-
IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis
-
Setelah Dibuka Menguat IHSG Langsung Anjlok di Senin Pagi, BBCA Mulai Diborong Asing
-
Konflik AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Naik ke Level 72 Dolar AS
-
Update Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini
-
Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Bisa Pangkas Ribuan Lapangan Kerja, Ini Kata Said Iqbal