Lifestyle / Komunitas
Senin, 25 Mei 2026 | 11:41 WIB
Pangan lokal (Pexels/Noval Gani)

Mengembalikan Pangan Lokal ke Meja Makan

Para pegiat pangan menilai upaya mengembalikan pangan lokal ke meja makan masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan kampanye sesaat atau ajakan moral. Dibutuhkan dukungan kebijakan yang mendorong diversifikasi pangan sekaligus membuka ruang bagi pangan lokal untuk kembali hadir dalam kehidupan sehari-hari.

“Jalan keluarnya tidak bisa hanya dengan mengubah selera makan masyarakat. Perlu ada kebijakan. Negara harus hadir,” tegas Ahmad.

Salah satu peluang yang dinilai dapat dimanfaatkan adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk mengenalkan kembali berbagai pangan lokal kepada anak-anak sejak usia dini sekaligus membangun kebiasaan mengonsumsi makanan yang beragam.

Bagi Ahmad, memperkuat pangan lokal bukan sekadar soal mengganti nasi dengan singkong atau sagu. Lebih dari itu, langkah tersebut merupakan upaya menjaga identitas budaya, memperkuat ketahanan pangan, dan memastikan generasi mendatang tetap mengenal kekayaan pangan yang tumbuh di tanah mereka sendiri.

Penulis: Vicka Rumanti

Load More