- Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjadi sorotan setelah poster Hari Lahir Pancasila yang diunggahnya viral di media sosial.
- Warganet menilai gambar Garuda Pancasila pada poster tersebut memiliki jumlah bulu sayap yang tidak sesuai.
- Polemik ini memicu rasa penasaran publik mengenai jumlah bulu Garuda Pancasila yang benar serta makna di baliknya.
Suara.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjadi sorotan gara-gara poster peringatan Hari Lahir Pancasila yang diunggah ke media sosial pada Senin, 1 Juni 2026.
Perhatian warganet tertuju pada gambar Garuda Pancasila yang dinilai tidak sesuai karena jumlah bulu sayapnya diduga salah hitung.
Kesalahan tersebut kemudian memicu banyak pertanyaan dari masyarakat mengenai detail lambang negara Indonesia, termasuk jumlah bulu sayap Garuda Pancasila.
Lantas, berapa jumlah bulu sayap Garuda Pancasila yang benar dan mengapa angka tersebut begitu penting?
Simak penjelasan lengkap mengenai makna jumlah bulu Garuda Pancasila yang ramai dibahas setelah poster BRIN viral di media sosial.
Berapa Jumlah Bulu Sayap Garuda Pancasila yang Benar?
Sekarang poster Hari Lahir Pancasila sudah dihapus dari media sosial resmi BRIN. Tapi beberapa akun membuat tangkapan layar poster tersebut dan membagikan ulang di X.
Salah satunya adalah akun X bernama @/mdlwlrma. Disebutkan, ada beberapa kekeliruan dalam poster buatan BRIN, yakni jumlah bulu pada sayap dan ekor Garuda.
Jumlah bulu sayap Garuda dalam poster buatan BRIN adalah 15, sedangkan bulu di sayap kanannya berjumlah 16. Kemudian bulu ekornya terhitung ada 7 helai.
Perlu diketahui, setiap bagian pada lambang Garuda Pancasila memiliki makna dan filosofi yang mendalam.
Baca Juga: Hari Lahir Pancasila, Bobby Nasution Tegaskan Pancasila Jadi Jawaban Tantangan Global
Termasuk jumlah bulu pada sayap, ekor, pangkal ekor, dan leher yang mengandung simbol penting terkait sejarah Indonesia.
Melansir laman Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI), jumlah bulu pada masing-masing sayap Garuda adalah 17 helai.
Jumlah bulu sayap Garuda dirancang untuk melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia, yakni 17 Agustus 1945.
Sementara jumlah bulu pada ekor Garuda adalah 8 helai. Angka ini merupakan simbol bulan kemerdekaan Indonesia, yaitu Agustus (bulan ke-8).
Oleh karena itu, kesalahan pada jumlah bulu sering kali menjadi perhatian karena dianggap mengurangi makna simbolis yang terkandung dalam lambang negara tersebut.
BRIN Secara Resmi Meminta Maaf
BRIN menyampaikan permintaan maaf kepada publik setelah unggahan poster peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 menuai kontroversi di media sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding