Melalui skema ini, warga ikut menjaga sarang burung sampai anak burung menetas dan dapat terbang bebas. Aktivitas perlindungan tersebut kemudian dikaitkan dengan dukungan ekonomi yang diterima masyarakat.
“Kalau misalnya burungnya bertelur dan membuat sarang sampai menetas, mereka melakukan program adopsi sarang. Jadi masyarakat yang menjaga sarang tersebut juga mendapat manfaat ekonomi,” katanya.
Dampaknya tidak berhenti pada perlindungan satwa.
Bertambahnya jumlah pengunjung yang datang untuk mengamati burung turut menciptakan aktivitas ekonomi baru di desa. Warga mulai membuka penginapan, menyediakan jasa pemandu, hingga mengembangkan usaha pendukung pariwisata lainnya.
Model seperti ini menjadi contoh bahwa konservasi dapat dirancang tidak hanya untuk memulihkan ekosistem, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal.
Ketika Alam dan Kesejahteraan Bisa Berjalan Bersama
Bagi Mudi, pengalaman Jatimulyo menunjukkan bahwa perlindungan lingkungan akan lebih bertahan ketika masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung.
“Yang paling aku kagumin adalah NGO-NGO lokalnya berusaha semaksimal mungkin untuk nggak cuma melindungi satwa, tapi juga mensejahterakan manusia dan warga-warganya. Jadi bisa balance antara aspek ekonomi sama aspek menjaga lingkungannya,” tuturnya.
Penulis: Natasha Suhendra
Baca Juga: BI Rate Naik Mendadak, Pertanda Apa untuk Ekonomi Indonesia?
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate
-
Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!
-
Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita
-
Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0
-
Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor
-
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan
-
Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron