- Tradisi minum susu putih saat 1 Muharram tidak memiliki dalil khusus sebagai sunnah yang dianjurkan dalam agama Islam.
- Tradisi ini dipandang sebagai simbol tafaul atau harapan agar kehidupan di tahun baru menjadi lebih bersih dan berkah.
- Masyarakat dilarang meyakini tradisi tersebut sebagai ajaran Nabi agar tidak terjebak dalam bid'ah maupun sikap terlalu kaku.
Menurutnya, sebuah amalan yang sebenarnya hanya berupa kebiasaan atau simbol tidak boleh kemudian diklaim berasal dari Rasulullah SAW apabila memang tidak ada dalil yang mendukungnya.
"Bisa jadi karena orangnya yang minum dengan cara yang salah, meyakini ini sebuah kesunnahan. Kalau bukan sebuah kesunnahan lalu kita yakini sebagai kesunnahan dan mengatakan dari Nabi, ya itu pasti bid'ah," tegas Buya Yahya.
Karena itu, masyarakat perlu membedakan antara tradisi budaya yang mengandung nilai positif dengan ibadah yang memang memiliki tuntunan khusus dalam agama.
Selain mengingatkan agar tidak menganggapnya sebagai sunnah, Buya Yahya juga meminta masyarakat untuk tidak terlalu keras dalam menolak tradisi tersebut.
Menurutnya, selama seseorang tidak meyakini minum susu putih sebagai amalan yang diwajibkan atau disunnahkan secara khusus, maka tradisi itu dapat dipandang sebagai bentuk ekspresi harapan yang baik.
"Tolonglah jangan kaku-kaku amat. Sampai suatu ketika ada orang menyajikan minuman, gara-gara tidak putih saja langsung tidak minum," katanya.
Berdasarkan penjelasan Buya Yahya, minum susu putih saat 1 Muharram bukan merupakan sunnah yang secara khusus diajarkan dalam Islam karena tidak terdapat dalil yang tegas mengenai hal tersebut.
Namun, tradisi itu juga tidak serta-merta menjadi bid'ah apabila dilakukan sebatas simbol harapan, doa, dan optimisme dalam menyambut Tahun Baru Islam. Yang perlu dihindari adalah keyakinan bahwa minum susu putih memiliki keutamaan khusus yang berasal dari Nabi Muhammad SAW tanpa dasar syariat yang jelas.
Baca Juga: Amalan 1 Muharram yang Dianjurkan Buya Yahya dan Gus Baha, dari Puasa hingga Salat Tasbih
Berita Terkait
-
Amalan 1 Muharram yang Dianjurkan Buya Yahya dan Gus Baha, dari Puasa hingga Salat Tasbih
-
Inara Rusli dan Insanul Fahmi Menikah Siri Tanpa Saksi, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
-
9 Hal yang Membatalkan Puasa Menurut Buya Yahya, Lengkap dan Jelas!
-
Apa Hukum Minum Obat Penunda Haid agar Bisa Puasa Ramadan Penuh? Ini Kata Ulama
-
Buya Yahya soal Hukum Pakai Lip Balm saat Puasa: Boleh, Asalkan ...
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Bea Cukai Ungkap 80% Nilai Ekspor CPO Berasal dari Kawasan Berikat
-
Powerbank Penumpang Batik Air Terbakar Saat Terbang
-
5 Tanaman Hias Pembawa Rezeki di Depan Rumah Menurut Feng Shui, Penarik Energi Positif
-
Kasus Obesitas RI Bisa Ancam Beban Ekonomi Puluhan Triliun per Tahun
-
Perbanas: Nominal Tabungan Masyarakat Terus Menurun, Rata-rata Hanya Punya Rp1,7 Juta
-
6 Tips Memilih Warna Lipstik Sesuai Acara agar Penampilan Makin Menawan
-
Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Semrawut yang Merusak Estetika Kota
-
Standar Pendidikan Terus Naik, Standar Etika Politik Jalan di Tempat
-
UEFA Ancam Boikot FIFA, 55 Negara Eropa Siap Mundur dari Semua Turnamen
-
Ulasan Film Sajen Satu Suro: Teror Gaib Sesajen Pembawa Bencana dan Petaka!