Lifestyle / Komunitas
Senin, 15 Juni 2026 | 19:25 WIB
Ilustrasi minum susu saat 1 Muharram [AI]
Baca 10 detik
  • Tradisi minum susu putih saat 1 Muharram tidak memiliki dalil khusus sebagai sunnah yang dianjurkan dalam agama Islam.
  • Tradisi ini dipandang sebagai simbol tafaul atau harapan agar kehidupan di tahun baru menjadi lebih bersih dan berkah.
  • Masyarakat dilarang meyakini tradisi tersebut sebagai ajaran Nabi agar tidak terjebak dalam bid'ah maupun sikap terlalu kaku.

Menurutnya, sebuah amalan yang sebenarnya hanya berupa kebiasaan atau simbol tidak boleh kemudian diklaim berasal dari Rasulullah SAW apabila memang tidak ada dalil yang mendukungnya.

"Bisa jadi karena orangnya yang minum dengan cara yang salah, meyakini ini sebuah kesunnahan. Kalau bukan sebuah kesunnahan lalu kita yakini sebagai kesunnahan dan mengatakan dari Nabi, ya itu pasti bid'ah," tegas Buya Yahya.

Karena itu, masyarakat perlu membedakan antara tradisi budaya yang mengandung nilai positif dengan ibadah yang memang memiliki tuntunan khusus dalam agama.

Selain mengingatkan agar tidak menganggapnya sebagai sunnah, Buya Yahya juga meminta masyarakat untuk tidak terlalu keras dalam menolak tradisi tersebut.

Menurutnya, selama seseorang tidak meyakini minum susu putih sebagai amalan yang diwajibkan atau disunnahkan secara khusus, maka tradisi itu dapat dipandang sebagai bentuk ekspresi harapan yang baik.

"Tolonglah jangan kaku-kaku amat. Sampai suatu ketika ada orang menyajikan minuman, gara-gara tidak putih saja langsung tidak minum," katanya.

Berdasarkan penjelasan Buya Yahya, minum susu putih saat 1 Muharram bukan merupakan sunnah yang secara khusus diajarkan dalam Islam karena tidak terdapat dalil yang tegas mengenai hal tersebut.

Namun, tradisi itu juga tidak serta-merta menjadi bid'ah apabila dilakukan sebatas simbol harapan, doa, dan optimisme dalam menyambut Tahun Baru Islam. Yang perlu dihindari adalah keyakinan bahwa minum susu putih memiliki keutamaan khusus yang berasal dari Nabi Muhammad SAW tanpa dasar syariat yang jelas. 

Baca Juga: Amalan 1 Muharram yang Dianjurkan Buya Yahya dan Gus Baha, dari Puasa hingga Salat Tasbih

Load More