/
Kamis, 09 Maret 2023 | 11:30 WIB
Momen Daniel Mananta ikut pengajian Ustaz Abdul Somad (Instagram/@ustadzabdulsomad_official)

LINIMASA - Mandi junub atau populer di Indonesia dengan sebutan Mandi Besar dilakukan sepasang suami istri setelah melakukan hubungan intim.

Tujuan mandi wajib ini adalah untuk mensucikan badan dari hadas besar. Untuk melaksanakan shalat, seorang muslim harus suci dari hadats kecil dan hadas besar.

Timbul pertanyaan apakah sah jika seseorang kepalang sholat tapi lupa mandi junub? disini Ustadz Abdul Somad memberikan jawaban yang sangat jelas dan mendasar.

Dikutip dari YouTube Sahlani, Ustadz Abdul Somad mengungkapkan jika tidak sah orang yang shalat dalam keadaan belum mandi junub.

"Maka tidak sah sholat orang yang sedang dalam keadaan berhadas besar," ujar Ustadz Abdul Somad.

Sebaiknya jika Anda terlanjur sholat tapi belum mandi besar maka harus mandi besar terlebih dahulu. Karena mau bagaimanapun juga shalat harus dilakukan dalam keadaan suci.

Ustadz Abdul Somad juga menjelaskan niat mandi junub yang bisa dipakai saat seseorang mau mensucikan dari hadas besar.

Niat Mandi Wajib

Latin : Nawaitu Raf'al hadatsil akbari liistibahati shalati, fardhu 'alayya lillahi ta'ala.

Baca Juga: Mario Dandy Hingga AG Kini Sudah Ditahan, Polisi Bicara Kemungkinan Periksa Kembali APA

Terjemah : Aku berniat menghilangkan hadas besar supaya aku bisa shalat, wajib bagi diriku karena Allah Ta'ala

Niat Mandi Junub

Latin : Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbar minal janabati fardlal illahi ta'ala

Terjemah : Dengan menyebut nama Allah aku berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari jinabah, fardhu karena Allah ta'aala.

Jika kepalang shalat, UAS menyarankan untuk mengulang shalat apabila belum mandi junub.

Ketika shalat, pastikan Anda suci dari hadas besar dan hadats kecil sebagai syarat sah shalat.

Load More