LINIMASA - Lady Nayoan, istri Rendy Kjaernett, terus membongkar aib sang suami yang diduga berselingkuh dengan Syahnaz Sadiqah, istri Jeje Govinda. Perlahan, Lady Nayoan mengungkap perselingkuhan tersebut.
Salah satunya terkait aplikasi perpesanan yang digunakan Syahnaz dan Rendy untuk melakukan komunikasi terlarang.
Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett ternyata tidak langsung menggunakan aplikasi ojek online untuk berselingkuh. Sebaliknya, mereka menggunakan aplikasi chat Telegram yang jarang digunakan orang dibandingkan WhatsApp.
Hal itu diungkapkan oleh istri Rendy Kjaernett, Lady Nayoan, saat menceritakan kronologi bagaimana ia mengetahui perselingkuhan suaminya.
Pada saat itu, Rendy Kjaernett tertidur di tepi kasur dengan posisi bersandar ke tembok.
"Aku mau membangunkannya, dan handphone-nya masih terbuka. Terbuka di aplikasi Telegram. Jadi dia tidak menggunakan WhatsApp awalnya, dia menggunakan Telegram," ujar Lady Nayoan, mengutip dari saluran YouTube dr. Richard Lee pada Jumat (24/6/2023).
Lady Nayoan menduga bahwa suaminya dan Syahnaz Sadiqah tidak menggunakan WhatsApp karena khawatir akan terdeteksi.
Berbeda dengan percakapan di aplikasi ojek online, Rendy Kjaernett dan Syahnaz Sadiqah masih memanggil satu sama lain dengan sebutan 'ayang'.
"Masih menggunakan panggilan sayang-sayangan, seperti saat pertama kali aku mengecek. Sebenarnya singkat saja, seperti 'Ayang, nanti kabari aku ya', 'iya sayang, aku akan kabari kamu. Terima kasih, sayang'. Intinya masih menggunakan panggilan sayang-sayangan," lanjutnya sambil tersenyum.
Baca Juga: Cek Fakta: Suami Puan Maharani Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi BTS
Sementara ketika mereka sudah menggunakan aplikasi ojek online, Rendy Kjaernett dan Syahnaz Sadiqah sudah saling memanggil dengan sebutan 'suami' dan 'istri'.
Setelah mengetahui hal ini, Lady Nayoan langsung menghubungi Syahnaz Sadiqah melalui chat WhatsApp dan mengungkapkan kekecewaannya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Pengamat Soroti Komunikasi Pemerintah, Optimisme Tak Nyambung dengan Realitas Rakyat
-
Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan
-
Anggaran MBG Dipangkas, JPPI Minta Dana Pendidikan Fokus untuk Sekolah Rusak dan Guru
-
Spesifikasi Outward 2: Game RPG Terbaru Bermisi Menarik, Ramah PC Kentang
-
Susunan Komisaris dan Direksi BRI Finance Terbaru, Ada Eks Rektor UII
-
Bahan Baku Aman Jadi Fokus Baru Industri Kosmetik, Produsen Mulai Tinggalkan Formula Berisiko
-
Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara
-
Koperasi Desa Merah Putih, Apakah dapat Mengancam Ekonomi UMKM?
-
5 Bedak Wardah untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Samarkan Noda dan Tanda Penuaan
-
Petani Sawit Protes Badan Ekspor, Mirip Monopoli Cengkeh Era Soeharto