Politisi senior Panda Nababan menepis klaim yang menyebut bahwa Presiden Joko Widodo dijebak oleh para relawan sehingga hadir dalam acara Gerakan Nusantara bersatu yang digelar di Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu (26/11/2022) lalu.
Menurut Panda Nababan, Jokowi justru menikmati acara yang dibuat oleh para relawannya. Ia juga menilai bahwa orang nomor 1 RI tersebut justru terlihat sedang memainkan drama teateral.
"Mana dia nikmati itu. Dinikmati Jokowi, lihat sendiri ekspresinya di GBK itu. Waduh buat teateral itu, dia nikmati itu," ujar Panda seperti dikutip melalui unggahan kanal YouTube Total Politik pada Kamis (1/12/2022).
Panda Nababan lantas berujar bahwa soal kedatangan Jokowi di acara relawan tidak perlu dianalisis lebih karena Jokowi sama sekali tidak dijebak.
"Ngapain pula kita analisa," lanjutnya.
Mengutip dari WartaEkonomi.co.id -- jaringan Suara.com, politisi PDI Perjuangan Deddy Sitorus menyebut Jokowi dijebak oleh para relawan.
Deddy Sitorus lantas memperingatkan agar para relawan Jokowi tidak lagi mencoba-coba untuk menjebak Presiden RI tersebut. Hal ini lantaran menurut Deddy Sitorus, Jokowi memiliki tanggung jawab untuk memimpin rakyat dan bukan relawan.
"Saya minta jangan lagi menjebak Pak Jokowi, beliau presiden RI dan bukan presiden relawan," kata Deddy.
Baca Juga: Keputusan Jokowi Calonkan Yudo Margono Menjadi Panglima TNI Dapat Apresiasi
Tag
Berita Terkait
-
Jauh Ungguli Presiden Jokowi, Kekayaan MKP Sakti Wahyu Trenggono Ini Bikin Melongo Publik
-
Ribuan Relawan Jokowi Bakal Hadiri Ngunduh Mantu Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Ini Lokasi Menginapnya
-
Rocky Gerung Nilai Jokowi Bakal Bentuk Partai Baru Usai Lengser: Buzzer dan Projo Jadi Embrionya
-
Inikah Sosok Pemimpin Berambut Putih yang Dimaksud Jokowi?
-
Rocky Gerung Soal IKN: Bayinya Jokowi yang Perlu Dibesarkan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian