/
Kamis, 15 Desember 2022 | 17:45 WIB
Anies Baswedan ]Youtube (YouTube)

Partai Gerindra menjadi partai yang mendukung eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dari awal pencalonan hingga berakhir masa jabatannya selama lima tahun.

Kader Partai Gerindra pun kecewa karena Anies menjadi capres dari Partai Gerindra. Pasalnya kader Partai Gerindra menilai berkat jasa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan kader Gerindra, Anies menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Terkait hal tersebut, Pengamat Politik Dedi Kurnia Syah menduga Anies tidak akan mengungkit jasanya untuk Partai Gerindra.

"Anies tidak akan mengatakan hal sama setelah memenangkan dukungan Partai Gerindra dalam Pilgub DKI Jakarta 2017,” ujar Dedi yang dikutip dari Warta Ekonomi-jaringan Suara.com, Kamis (15/12/2022).

Bahkan kata Dedi, mantan Mendikbud ikut berjasa membuat bendera Partai Gerindra berkibar di DKI Jakarta.

Karena itu kata Dedi, seharusnya Partai Gerindra tidak mengungkit soal jasa yang diberikan Prabowo Subianto kepada Anies.

"Soal mendanai dan memenangkan Partai Gerindra akan menjadi hal yang tidak produktif kalau diperdebatan terus menerus," paparnya.

Selain itu, Dedi juga menilai Partai Gerindra seharusnya tidak perlu kecewa usai mendukung dan membuat Anies Baswedan menang di pilgub DKI Jakarta

"Logistik Prabowo untuk membiayai kampanye Anies juga tidak bisa dianggap sebagai dukungan secara personal," kata Dedi.

Baca Juga: Meskipun Bagus, Ini 4 Hal yang Membuat Novel Kita Kurang Diminati Pembaca

Menurut Dedi, uang yang dikeluarkan Prabowo dan Partai Gerindra juga memberikan keuntungan pribadi dengan menggunakan Anies sebagai medianya.

"Anggaran tersebut dikeluarkan oleh Prabowo untuk memenangkan kontestasi Partai Gerindra di DKI Jakarta," katanya.

Load More