Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno blak-blakan menceritakan saat dirinya diperintahkan Prabowo Subianto menjadi cagub DKI Jakarta hingga mendapat telepon dari mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk bermitra dengan Anies Baswedan.
Hal tersebut disampaikan Sandiaga yang menjadi bintang tamu di podcast Bisikan Rhoma Irama.
Mulanya Sandiaga yang sudah mengenal Prabowo lantaran menjadi konsultan keuangan, diminta untuk menjadi juru bicara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Lalu pada 2015 silam, Sandiaga akhirnya bergabung dengan Partai Gerindra dan ditunjuk Prabowo maju sebagai calon gubernur di Pilkada DKI 2017 lalu.
"Waktu itu dia (Prabowo) meminta saya untuk menjadi calon gubernur waktu saya bilang nggak punya pengalaman di pemerintahan Jenderal 'sudah ini kamu sudah mendapatkan karunia sudah melimpah rezeki dari usaha dan Indonesia ini sudah menjadi ladang memupuk aset-aset ini sudah saatnya berkontribusi balik', ujar Sandiaga menirukan pernyataan Prabowo yang dikutip dari Rhoma Irama Official, Minggu (18/12/2022).
Sandiaga awalnya sempat menolak lantaran tak memiliki pengalaman di pemerintahan. Hingga akhirnya ia mengikuti perintah dari Prabowo Subianto.
"Dia sampaikan ke saya seperti itu. waduh saya bilang ini DKI susah lah ini itu. Tapi singkat cerita dia perintahkan saya sudah harus turun (cagub)," kata Sandiaga.
Namun saat malam pencalonan Pilgub DKI, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla ketika itu menelpon dirinya untuk bermitra dengan Anies Baswedan. Sandiaga diminta JK menjadi calon wakil gubernur dari Anies Baswedan.
"Saya buka untuk pertama kali di bisikan Rhoma. Malam mau pencalonan itu pak JK menelpon saya untuk menyampaikan usulan bagaimana kalau bermitra dengan Pak Anies," kata Sandiaga.
Baca Juga: Asyiknya Ganjar Pranowo Temani Istri Lari Amal di UGM Ultra 73k Charity Run 2022
"Pada saat itu tawarannya adalah sama-sama gitu. Jadi karena Pak Anies ini bekas menteri saya baru di politik, saya diminta menjadi wakilnya, tapi pekerjaannya itu dibagi rata katanya seperti Soekarno Hatta katanya, bagi rata seperti Soekarno Hatta itu awalnya konsepnya seperti itu," sambungnya.
Usai menerima telepon dari JK, Sandiaga akhirnya meyakinkan Prabowo untuk menjadi cawagub Anies. Pasalnya Prabowo menginginkan dirinya menjadi cagub.
"Nah itu butuh hampir 36 jam meyakini Pak Prabowo, karena Pak Prabowo menginginkannya saya yang menjadi calon Gubernur," tutur Sandiaga.
Hingga akhirnya Prabowo mengiyakan untuk dirinya berpasangan dengan Anies dan mendaftar maju sebagai cagub dan cawagub di Pilkada DKI dan
Sandiaga dan Anies kemudian terpilih dan mulai bertugas pada Oktober 2017.
"Setelah saya bisa meyakinkan pak Prabowo Kami akhirnya mendaftar. Nah Singkat cerita melalui proses selama hampir 4 bulan berkampanye kami akhirnya terpilih dan mulai bertugas di Oktober 2017," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026