Ferry Irawan sempat menyampaikan beberapa pernyataan sebelum menjadi tahanan Rutan Mapolda Jatim. Di hadapan awak media ia menyampaikan mengenai hujatan dan hinaan yang diberikan kepadanya pasca dilaporkan Venna Melinda terkait tindak KDRT.
Dalam pernyataannya, Ferry Irawan meminta publik agar tidak menghujat ataupun menghina dirinya. Ia pun menyarankan agar publik berfokus pada kondisi yang sedang terjadi saat ini.
"Fokuslah pada apa yang sudah terjadi, jangan lucuti saya, jangan hina saya, jangan fitnah saya pada siapapun," ujar Ferry Irawan seperti dikutip dari akun Instagram viral62om.
Ia pun menjelaskan alasannya meminta hal tersebut. Menurut Ferry, ia sudah menjadi warga negara yang baik dengan mengikuti prosedur hukum yang berlaku.
"Sebagai warga negara yang baik, saya patut dihukum. Saya ikuti prosedur hukum," ucapnya.
Lebih lanjut, Ferry Irawan menyinggung mengenai Indonesia saat menyampaikan pernyataan serta permintaannya kepada publik.
"Negara kita adalah negara hukum bukan negara yang mengambil keputusan atau bukan negara yang mencemooh orang," tegasnya.
Pada kesempatan ini Ferry Irawan juga menyinggung mengenai permasalahan rumah tangga yang sebaiknya diselesaikan secara kekeluargaan.
Sebagai informasi, Ferry Irawan ditahan sejak Senin malam, 16 Januari 2023. Penahanan ini sebagai bentuk tindak lanjut atas laporan KDRT yang disampaikan Venna Melinda.
Baca Juga: Pakai Tank Top Warna Kulit, BCL Disangka Gak Pakai Baju di Foto Ini
Selain dilaporkan ke kepolisian, Venna Melinda rencananya juga akan menceraikan Ferry Irawan. Pasangan ini diketahui menikah pada bulan Maret 2021 dan sempat membuat geger lantaran kerap memamerkan kemesraan serta mengumbar perihal urusan ranjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
Terkini
-
Bolehkah Kurban Pakai Uang Istri? Begini Hukumnya dalam Islam
-
Makan Siang di Kedai Sorpelem: Mencicipi Mie Ayam Barbar dengan Rasa Autentik yang Bikin Nagih
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Jelang Idul Adha, Harga Cabai dan Bumbu Dapur di Pasar 16 Ilir Palembang Bikin Ibu-ibu Menjerit
-
Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih
-
Dear Bunda, Anak juga Butuh Cinta: Membaca Buku Parenting with Heart
-
Petani Punk Gunungkidul: Dari Jalanan Menuju Ketahanan Pangan Lokal
-
Pengacara Klaim Rekaman CCTV Rekam Tangan Erin Taulany Ditarik Paksa Hera eks ART
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina