Lagi-lagi Nikita Mirzani melontarkan pendapat yang kontroversial. Kali ini, terkait dengan kasus pembunuhan Brigadir J. Diketahui, kekasih Antonio Dedola itu tidak terima dengan vonis hukuman mati yang diberikan kepada mantan Kepala Divisi Propam Polri Ferdy Sambo.
Dalam siaran langsung di akun Instagram pribadinya, sambil menikmati pijatan di kepala, Nikita Mirzani berteriak bahwa yang berhak mematikan manusia adalah Tuhan.
“Sampaikan sama hakim yang terhormat yang menyidangi kasus Sambo itu ya, lu kasih tahu dia, hanya tuhan yang berhak mencabut nyawa manusia. Paham, oke, hanya Tuhan,” kata Nikita Mirzani.
Lebih lanjut Nikita Mirzani menilai bahwa kejujuran Richard Eliezer hanyalah karena ia takut mendapat hukuman lama.
“Dia itu jujur karena takut dihukum lama-lama, padahal dia yang membunuh. Buka mata kalian,” teriaknya lagi.
“Buka mata kalian, yang nembak si Yosua sampai meninggal itu ya si Bharada,” katanya.
Siaran langsung tersebut kemudian diunggah oleh akun gosip @nyinyir_update_official. Warganet pun ramai-ramai meninggalkan komentarnya di sana. Kebanyakan menilai Nikita Mirzani takut kehilangan sosok berkuasa yang bisa menjadi backing-nya.
"Lah lawak, mereka aja cabut nyawa Brigadir J, cieee takut ya gak ada yang ngelindungin lagi, aeowowowowokkkkk," kata warganet.
"Bilang aja kehilangan backingan," sindir warganet yang lain.
Baca Juga: Gempar Dugaan Ada Pesta LGBT di Bogor, Ini Tanggapan Pengelola Kafe
"Ketar ketir dia backingan-nya dihukum mati, ga bisa kebal hukum lagi sekarang," pungkas warganet sambil menyematkan emoji tertawa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
7 Sunscreen Stick Non-Comedogenic yang Nyaman untuk Kulit Berminyak dan Rentan Jerawat
-
Angkut 2.800 Penumpang Tiap Hari, TransJatim Malang Raya Butuh Tambahan Koridor Segera
-
Jelang Bentrok Arsenal vs PSG, Pelatih Timnas Prancis Ketar-ketir, Ada Apa?
-
5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta
-
51 Kisah di Buku Berjalan Jauh: Hangat Seperti Pelukan di Hari yang Panjang
-
Waspada! Dampak Siklon Jangmi, Jawa Tengah Masuk Zona Sabuk Konvergensi Hujan Lebat
-
Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan
-
Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Sentuh Rp2,88 Juta per Gram
-
Link Download PP 20 Tahun 2026 PDF, Aturan Pajak Baru yang Soroti Suap hingga UMKM
-
Misteri Kematian Satu Keluarga, Sampel Organ Korban Termuda Jadi Kunci Pengungkap Misteri Kledung