Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN DKI Jakarta resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI untuk maju dalam perebutan kursi Parlemen Kebon Sirih. Sebanyak 106 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) telah didaftarkan untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang, termasuk salah satunya komedian Opie Kumis.
Di tengah proses pendaftaran ini, Opie Kumis punya satu kekhawatiran besar mengenai nama aslinya.
Seperti diketahui, Opie Kumis memiliki nama asli Muchtar Lutfi yang sesuai dengan KTP. Nantinya, nama itulah yang akan muncul di kertas suara. Ia khawatir, para pemilih tidak akan mengenal nama aslinya lantaran selama ini dirinya lebih dikenal sebagai Opie Kumis.
"Ini kan nama gue Opie Kumis, tapi kan di KTP nama asli gue Muchtar Lutfi, karena nanti di selembaran gambar ini surat suaranya, kan kita enggak ada tanda gambar," ujar Opie Kumis usai mendaftar Bacaleg di Kantor Komisi Pemilhan Umum (KPU) DKI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat (12/5/2023), seperti dikutip dari Suara.com.
Menurutnya, nama bekennya, Opie Kumis, tidak boleh didaftarkan. Hanya nama asli sesuai KTP yang boleh dipakai untuk proses pemilihan ini.
"Enggak semuanya orang kenal nama Muchtar Lutfi," katanya khawatir.
Meski begitu, ia mengaku telah memikirkan strategi agar para pemilih nantinya bisa mengenal dirinya.
Menurutnya, nantinya ketika lolos sebagai caleg dan telah mendapatkan nomor urut, strategi awalnya adalah akan memperkenalkan bahwa komedian Opie Kumis memiliki nama asli Muchtar Lutfi atau yang tertulis M Lutfi dalam kertas suara.
"Kan nanti di kotak suara ibu enggak bisa 'Opie Kumis mana ye, ini kali ah tapi ini Muchtar Lutfi', akhirnya enggak ada yang colok. Makanya realisasi pertama yang gue pengin memperkenalkan diri ialah saya Muchtar Lutfi Opie Kumis," ujar Opie Kumis.
Baca Juga: Kesalnya PAN Pada Menantu Gubernur Herman Deru: Nyaleg Nasdem, Enggan Mundur dari PAN
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Carlos Pena Bungkam Soal Gol Dianulir Saat Persita Tumbang di Markas Persib Bandung
-
Buku Tetsuya Kawakami: Menemukan Makna Literasi di Toko Buku Tua
-
Update Cedera Persib: Marc Klok Mulai Pulih, Alfeandra Dewangga Masih Pantauan Medis
-
Oppo Find X9s Batal Rilis di China, Fokus ke India? Ini Spesifikasi dan Bocoran Lengkapnya
-
Targetkan 53 Juta Wisatawan Aman, Askrindo Pastikan Pelancong di Jawa Tengah Terlindungi
-
Dijuluki The Next Reza Rahadian Gegara Film Tayang Tiap Bulan, Oki Rengga: Aku Malu!
-
Pelatih Ajax Beri Pujian Setinggi Langit Usai Maarten Paes Lakukan Tujuh Penyelamatan Luar Biasa
-
Jaga Intensitas, Persib Bandung Pilih Latihan Malam Selama Ramadan
-
Statistik Gila Emil Audero meski Cremonese Hancur 0-3 di Kandang AS Roma
-
Ekonom Nilai Pelemahan Rupiah Berbeda dari Krisis 1998