Penyanyi Nindy Ayunda kembali menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri.
Nindy Ayunda diperiksa selama delapan jam terkait kasus kepemilikan senjata api ilegal milik Dito Mahendra yang merupakan kekasihnya.
Kuasa hukum Nindy Ayunda Daniel Sony R Pardede mengatakan, selama pemeriksaan kliennya dicecar 40 pertanyaan oleh penyidik Bareskrim Polri.
"Sekitar 40 pertanyaan sudah dijawab (Nindy Ayunda). Tapi balik lagi, memang sikap kita dari awal terkait materi pemeriksaan kita nggak bisa buka semua karena menghormati penyidikan," ujar Daniel di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (31/5/2023).
Selain itu, Daniel menegaskan kliennya tidak memiliki kaitan dengan kasus kepemilikan senjata api ilegal Dito Mahendra.
"Sudah kita katakan, mba Nindy tidak pernah terkait, terlibat, mengetahui bahwa adanya senpi di mas Dito di rumah itu," ungkap.
Tak hanya itu, Daniel menuturkan penyanyi yang pernah duet dengan Audy Item itu juga tak pernah membantu Dito Mahendra bersembunyi hingga akhirnya diperiksa penyidik.
"Perlu diingat bahwa Nindy Ayunda tidak pernah menyembunyikan Dito Mahendra. Kedua, Mbak Nindy tidak pernah memberikan pertolongan kepada Dito Mahendra sehingga tidak bisa ditemukan sekarang," ucapnya
Sebelumnya, Nindy Ayunda telah diperiksa oleh penyidik pada Jumat (25/5/2023) lalu. Nindy Ayunda ketika itu diperiksa selama 10 jam.
Baca Juga: BWF Upayakan Atlet Rusia dan Belarus Dapat Kembali Berkompetisi
Seusai diperiksa, Nindy membantah dirinya tinggal satu rumah dengan Dito. Sekaligus menegaskan hubungannya dengan Dito baru sekadar pacaran.
"Saya tidak pernah tinggal satu rumah, saya klarifikasi, kalau dibilang saya mau nikah sama mas Dito itu salah," kata Nindy usai diperiksa di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (25/5/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar