Niko Al Hakim, atau yang akrab disapa Okin diketahui baru saja membuka bisnis kuliner baru di Jogja. Bisnis kuliner tersebut berupa noodle bar yang dinamai GoKari dengan spesialisasi menjual menu mie kari.
Dalam unggahan Instagram terbarunya, Selasa (27/6/2023) Okin menyebut bahwa noodle bar tersebut sudah dibuka sejak seminggu lalu.
"Kaya mikir pengen bikin sesuatu dulu disini sampe tercetuslah bikin noodle bar kecil2an disinii. Alhamdulillah sebenernya udah buka dari minggu lalu tanpa orang2 tau siapa yg punya dan dapet responnya positif2 semua," tulisnya pada caption foto.
Namun sayangnya, bisnis terbaru Okin itu mendapat respons negatif. Pasalnya GoKari dinilai menjiplak Seporsi Mie Kari, restoran di Tangerang yang sudah lebih dulu bahkan pertama kali menjual menu mie kari.
Lewat Twitter, owner Seporsi Mie Kari pun menyuarakan keresahannya atas GoKari yang terlihat menduplikasi tidak hanya soal menu, tapi juga konsep desain interior.
"Mau curhat.. jd ada yg duplicate bisnis F&B gue & suami, Seporsi Mie Kari yg aslinya di Alam Sutera, doi duplicate buka di Jogja, namanya GoKari. Persis banget dari menu, desain interior, pemilihan jenis meja kursi lampu, pokoknya semuanya mirip," tulis akun @m0lylim, Selasa (27/6/2023).
Sang owner Seporsi Mie Kari pun paham bahwa sangat lumrah suatu bisnis F&B terinspirasi dengan restoran yang sudah ada, sehingga menimbulkan kemiripan. Namun GoKari bertindak cukup jauh.
"Sebenernya yg duplicate SEPORSI MIE KARI bukan cuma GoKari, tapi ada beberapa brand lain juga. Cuma sejauh ini si GoKari ini yg paling jauh. Dalam dunia F&B sebenernya sah2 aja kalo jadi followers ya," sambung sang owner.
"Okelah lu copy menu gue, tapi masa sampe pemilihan meja kursi lampu lantai dan detail2 lainnya sama persis," imbuhnya.
Baca Juga: Jawaban Tasyi Soal Kasih Makanan Bekas ke Karyawan saat di Dubai
Sontak saja cuitan owner Seporsi Mie Kari itu viral dan menimbulkan beragam respons netizen. Banyak yang setuju bahwa GoKari melakukan duplikasi karena begitu banyaknya aspek yang sama.
Terlihat kolom komentar akun Instagram GoKari pun diserbu oleh netizen yang merasa kecewa.
"Heh!!! IZIN DULU WOYYY!!!! create tapi nyontek, haduuuuuhhhh," komentar salah satu netizen.
"Yang pnya udh bangun dari nol lu seenaknya aja jiplak mana sama bgt pula. tanggung jawab sm owner aslinya kin," tambah yang lain.
"Resto konsepnya copas begini? duh," sahut yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim