Mahfud MD menyebut tidak akan membubarkan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun meskipun Majelis Ulama Indonesia (MUI) menemukan adanya penyimpangan di lembaga pendidikan tersebut.
Pertimbangan Mahfud dikarenakan Al Zaytun memiliki banyak lembaga pendidikan di bawah binaa pemerintah.
Sementara pemerintah hanya melakukan evaluasi pada ponpes itu.
"Nah kalau dalam tindakan pidana itu menyangkut orang, menyangkut personal, menyangkut figur bukan institusinya dan karena ini hukum pidana tidak boleh kita membiarkan harus clear, kalau memang tidak bersalah nanti kita akan umumkan tidak bersalah," tutur Mahfud MD dikutip dari kanal YouTube METRO TV pada Jumat via Libertesuara, 30 Juni 2023.
"Lalu soal administrasi itu adalah meyelamatkan pendidikan Al Zaytun itu, karena Al Zaytun itu punya santri, punya lembaga-lembaga pendidikan sekolah, madrasah ibtidaiyah, sanawiyah, aliyah sampai ke perguruan tingginya itu di bawah binaan pemerintah, jadi itu harus dievaluasi," sambungnya.
Pernyataan Mahfud itu kemudian ditanggapi Pegiat media sosial Bachrum Achmadi.
Menurutnya terdapat perbedaan perlakuan pemerintah terhadap persoalan Ponpes Al Zaytun dan Front Pembela Islam (FPI).
“Pemerintah jamin tak bubarkan Al-Zaytun. FPI & Al-Zaytun beda perlakuan, ini adalah fakta bahwa kedzaliman itu nyata. Luar biasa. Ckckckck!” ujar Bachrum, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @bachrum_achmadi pada Jumat (30/6/2023).
Sementara Panji Gumilang telah membantah bahwa pesantrennya menyimpang saat hadir di Kick Andy di Metro TV Panji.
Baca Juga: Prahara Sapi Kurban Dewi Perssik Ditolak Ketua RT: Gegara Unsur Politik?
Panji mengatakan bahwa dirinya mengedepankan fiqih sosial agar harkat dan martabat wanita yang selama ini terpinggirkan bisa terangkat.
“Berkenaan dengan pelaksanaan shalat, kemudian ada wanita, saya mengedepankan fiqih sosial mengangkat harkat martabat wanita yang selama ini terpinggirkan,” kata Panji di acara Kick Andy di Metro TV, dikutip Suara Liberte pada Jumat (30/6/2023).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Di Tiongkok Guru Setara Dokter, di Indonesia Guru Honorer Dijerat Judi Online: Ada Apa?
-
Ribuan Siswa Lolos PTN Memilih Tak Daftar Ulang, Sinyal Krisis Biaya Pendidikan?
-
Selat Hormuz Memanas Lagi, Serangan Drone Iran Menghentikan Evakuasi Kapal IMO
-
Rahasia Malang Sukses Hapus Praktik Pasung Sejak Tahun 2025
-
Dasco Pimpin Rapat Bareng Pemerintah dan Buruh, Antisipasi Badai PHK
-
DC Studios Umumkan Joker: Laugh Riot, Jadi Serial Anime Pertama
-
Lihat Mantan Istri Bareng Pria Lain, Lelaki di Bandar Lampung Nekat Hajar Korban Hingga Terkapar
-
Heboh Warga Labuhanbatu Pergoki Diduga Oknum TNI Curi 16 Sapi
-
KPK Pantau Kondisi Kesehatan Gus Yaqut yang Dirawat di RS Polri
-
Jokowi Mulai Safari ke Lampung, Gerindra Tak Masalah: Selamat Ya, Sudah Sehat Kembali