Penyerang dari Timnas Malaysia, Kogileswaran Raj, membagikan pengalaman tentang metode latihan yang sangat intensif di salah satu klub di Korea Selatan. Akibatnya, dia akhirnya memilih untuk kembali ke negara asalnya.
Kogileswaran sebelumnya telah bermain untuk salah satu klub di Divisi 2 Liga Korea Selatan (K League 2), yaitu Cheongju FC. Namun, dia tidak bertahan lama di klub tersebut.
Secara keseluruhan, penyerang Malaysia ini hanya menghabiskan waktu selama enam bulan di Cheongju FC. Sekarang, dia telah kembali ke kampung halamannya dan bergabung dengan Penang FC.
Setelah pulang, dia merasa terkejut oleh metode latihan yang diterapkan di klub di Korea Selatan.
Salah satu hal yang membuatnya terkesan adalah komitmen yang serius dari para pemain dalam menjalani latihan yang sangat intensif. Ini juga merupakan prinsip yang dipegang oleh Kim Pan-gon saat melakukan pemusatan latihan dengan Timnas Malaysia.
"Yang ditekankan dalam latihan adalah ketidakbermainan. Artinya, Anda tidak bisa mengambilnya dengan mudah. Setiap pemain harus memberikan 100% komitmen," kata Kogileswaran yang dikutip dari Bolatimes.
"Intensitas latihannya sangat tinggi. Walaupun saya sudah berlatih sebelumnya, saya belum pernah mengalami sesuatu seperti ini. Saat saya berada dalam tim nasional dengan Pelatih Kim (Pan-gon), kami bisa mencapai tingkat intensitas yang sama dalam latihan," tambahnya.
Kogi mengungkapkan bahwa pola latihan yang intensif tersebut merupakan tantangan besar bagi dirinya untuk beradaptasi di Korea.
"Di sana, pada setiap sesi latihan, tidak peduli seberapa lelah atau sehabis pertandingan, semua pemain akan melakukannya. Dan itu benar-benar sulit bagi saya, tetapi akhirnya saya berhasil beradaptasi," lanjutnya.
Baca Juga: Ferdy Sambo Batal Divonis Mati: Ini Hukuman Terbaru 5 Terpidana Kasus Pembunuhan Brigadir J
Dia juga tidak menyesali keputusannya untuk bergabung dengan Cheongju FC. Kogileswaran mengakui bahwa dia telah mendapatkan pengalaman berharga selama bermain di sana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan