Film Barbie masih menjadi sorotan meski sudah tayang sejak satu bulan yang lalu. Film yang mengusung isu feminisme dan dianggap memberi pesan positif kepada kaum perempuan ini, ternyata dianggap mempromosikan homoseksualitas.
Gara-gara hal tersebut, film yang dibintangi oeh aktris Margot Robbie dan aktor Ryan Gosling itu dilarang tayang di sejumlah negara di Timur Tengah, di antaranya Lebanon, Aljazair, dan Kuwait.
Melansir dari The Guardian, Menteri Kebudayaan Lebanon Mohammad Mortada bahkan sampai mengambil tindakan untuk melarang film Barbie dari bioskop-bioskop negara tersebut pada Rabu (9/8/2023).
Menteri Mortada menyatakan bahwa film ini telah mempromosikan homoseksualitas dan transformasi seksual, serta bertentangan dengan nilai-nilai iman dan moral dengan merendahkan pentingnya unit keluarga.
Sedangkan Aljazair, mengutip dari Reuters, penayangan film Barbie baru dilarang di pekan ketiga peluncurannya di negara tersebut. Film itu dianggap mempromosikan homoseksualitas dan penyimpangan Barat lainnya, serta tidak sesuai dengan kepercayaan agama dan budaya Aljazair.
Kementerian Kebudayaan dan Seni Afrika Utara kemudian meminta bioskop yang menayangkan film tersebut untuk segera menghapusnya dari jadwal mereka.
Sementara itu, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab dilaporkan sedang mempertimbangkan larangan terhadap film Barbie. Kedua negara ini merilis film Barbie lebih lambat daripada negara-negara lainnya, yaitu pada Kamis (10/8/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'