Suasana kampung di Rempang tampak sepi usai demo berakhir ricuh di depan kantor BP Batam, pada Senin (11/9/2023). Mereka disebut cemas bertemu polisi, dan di antaranya memilih melarikan diri ke hutan dan pulau-pulau terdekat, Rabu (13/9/2023).
Melansir Batamnews, terlihat situasi di kampung itu tampak sepi dan aktivitas sehari-hari masyarakat tampak terhenti.
"Banyak yang lari, bahkan takut untuk melaut karena khawatir akan ditangkap polisi," ujar salah seorang warga, yang tak ingin disebut namanya.
Selain itu, anak-anak di pulau setempat juga tidak berani ke sekolah karena juga khawatir didatangi polisi.
Pasca demo di Kantor BP Batam, polisi mengamankan 43 orang yang diduga pemicu ricuh.
Sementara, pihak kepolisian, melalui Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, memberikan penjelasan bahwa masyarakat tidak perlu takut jika mereka tidak terlibat dalam aksi demo tersebut.
"Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang. Jika Anda tidak terlibat dalam aksi demo, polisi tidak akan melakukan penangkapan," kata Zahwani.
Diketahui, Proyek Rempang Eco City yang akan dikembangkan jadi kawasan industri, perdagangan, hingga wisata terintegrasi yang ditujukan untuk mendorong daya saing dengan Singapura dan Malaysia.
Proyek tersebut akan digarap oleh PT Makmur Elok Graha (MEG) dengan target investasi mencapai Rp381 triliun pada 2080.
Baca Juga: Link Nonton Satu Cinta Dua Hati Episode Terbaru, Tayang Setiap Sore!
Untuk menggarap Rempang Eco City, PT MEG diberi lahan sekitar 17.000 hektare yang mencakup seluruh Pulau Rempang dan Pulau Subang Mas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Nasabah Setia Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Dapat Kejutan Mobil Toyota Rush
-
Apa Itu Hacker Selapan? Sosok di Balik Kasus Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Bupati Bogor: Tidak Ada Ruang Bagi Narkoba, Sikat Hingga ke Akar!
-
Siswa Terima MBG Fresh 5 Hari, Sementara 3B dan Daerah 3T Dapat Menu Kering
-
1.256 SPPG di Indonesia Timur Disuspend, Tak Daftar SLHS dan Tanpa IPAL
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Polisi Buru 3 DPO Pembacokan Cilandak, Senjata Tajam Disembunyikan di Cirendeu
-
20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama
-
Penolakan Menguat, Gus Ipul Dinilai Tak Netral Pimpin Muktamar NU