Hingga saat ini, pelaku yang mencolok mata siswi kelas 2 SD Negeri Menganti, Gresik, Jawa Timur, belum juga diketahui. Hal ini karena tak adanya saksi yang melihat kejadian tersebut.
Dalam konferensi pers yang rekaman videonya diunggah akun Instagram @lambe_turah, Kapolres Gresik, AKBP Adhitya Panji Anom, mengungkap bahwa dari 47 saksi yang sudah diperiksa, sampai saat ini belum ada yang melihat langsung kejadian tersebut.
Sedangkan hasil dari pemeriksaan CCTV, diketahui CCTV yang ada di lokasi dalam keadaan tidak aktif. CCTV tersebut aktif terakhir pada tanggal 1 Juni 2023 dan baru tanggal 18 Agustus dinyalakan lagi.
Sedangkan kejadian penusukan mata korban terjadi pada tanggal 7 Agustus 2023, ketika sekolah sedang mengadakan acara lomba 17 Agustusan.
Sejauh ini, Polres Gresik menyebut telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi, teman, kakak kelas, tetangga, guru, dan kepala sekolah.
Namun, memang tak ada petunjuk apapun yang mengarah pada pelaku kekerasan tersebut.
Mengenai hal ini, sejumlah warganet pun bertanya-tanya mengenai sosok orang tua pelaku. Tak sedikit yang curiga bahwa pihak sekolah dan polisi sengaja menutupi pelaku yang sebenarnya.
"Perkara begini langsung konferensi pers, fixxxx pelakunya pasti anak orang yang punya "JABATAN"," komentar salah satu warganet.
"Pasti bapak anak yang nusuk mata bukan orang biasa," warganet menduga.
Baca Juga: Terancam Gagal Lolos Fase Grup, Timnas Indonesia Disindir Habis-habisan oleh Media Vietnam
"Sebenarnya yang nusuk anaknya siapa sih? Kok kayaknya dilindungi habis-habisan?" komentar warganet lain merasa heran.
"Kalo ga kebongkar, yang anaknya sekolah di sana, pindah deh, selamatkan anak kalian," warganet memberi saran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara