Putri sulung Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Alissa Wahid bercerita soal kejadian-kejadian janggal sebelum sang ayah meninggal.
Diketahui bahwa Gus Dur meninggal pada 30 Desember 2009 akibat penyumbatan pada arteri. Gus Dur sendiri mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, pada Rabu (30/12/2009), pukul 18.45 WIB.
Mengenang mendiang sang ayah, Alissa Wahid bercerita soal keajaiban 7 hari sebelum presiden sekaligus ulama kondang tanah air itu berpulang.
"Kira-kira 10 tahun yang lalu tepat tanggal 24 malam 25 Desember tahun 2009, sore hari saya ingat sekali saya menelfon almarfullah," ungkap Alissa dalam sambutanya di acara Haul Gus Dur 2019 lalu.
Kala itu menurut Alissa, Gus Dur baru saja bertandang ke kediaman sahabatnya KH. Mustafa Bisri. Alissa menelfon Gus Dur untuk membujuk ayahnya kembali ke Jakarta untuk melanjutkan pengobatan.
"Saya matur Pak, Bapak pulang dulu ke Jakarta ya besok cuci darah, nanti memang harus ke Jombang setelah itu. Lalu beliau mengatakan enggak nak, bapak sudah dipanggil Mbah Hasyim bapak harus ke Jombang malam ini, akhirnya beliau saat itu bertolak ke Jombang," kata Alissa.
Namun sampai di Jombang Gus Dur terjatuh karena kelelahan yang membuatnya harus dibawa ke RSUD Jombang. Kemudian Alissa menelpon dokter di Jombang untuk membujuk Gus Dur agar mau dirawat di rumah sakit di Surabaya yang akhirnya disetujui oleh Gus Dur.
Dalam perjalanannya ke Surabaya, saat sudah sampai di Mojokerto Gus Dur meminta ambulans berbalik arah ke Tebu Ireng untuk berziarah. Kemudian Gus Dur berpesan pada salah satu sepupunya bahwa minggu depan dia akan kembali ke Tebu Ireng.
"Salah satu sepupu beliau menyampikan bahwa, [Gus Dur bilang] Dek minggu depan saya ke sini [Tebu Ireng], tolong doakan ya, dan seminggu kemudian kami mengantarkan beliau untuk dimakamkan di Tebu Ireng," kenang Alissa.
Baca Juga: Panduan Cara Sholat Hajat Jodoh yang Benar Lengkap dengan Doa
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
7 Fakta Pelantikan Tersangka Kecelakaan Maut Jadi Staf Ahli Bupati Pandeglang
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah
-
Sistem Home - Away Baru Diterapkan, Empat Tim Raksasa Berebut Tiket Final IBL 2026
-
Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?
-
Listrik Medan Padam Berulang Pasca Blackout, LAPK Tuntut Kompensasi dan Transparansi
-
Star Energy Ajak Siswa SDN Pasirwalang Sukabumi Jaga Kelestarian Gunung Salak
-
Polisi Bubarkan Perkemahan Pemuda Ahmadiyah, Jubir JAI: Itu Cuma Camping Anak-Anak dan Olahraga
-
Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?
-
Jonatan Christie Lolos ke Semifinal Indonesia Open 2026, Ungkap Tantangan Angin di Istora
-
Sikat Senior Lewat Comeback Epik, Rachel/Febi Segel Tiket Semifinal Indonesia Open 2026