Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) berencana untuk membagikan sekitar 680 ribu rice cooker gratis. Adapun biaya yang akan digelontorkan negara sekitar Rp 300 Miliar.
Mengenai rencana tersebut, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan dari Kabinet Kerja 2014-2019 Susi Pudjiastuti, mengusulkan hal lain yang jauh lebih bermanfaat bagi rakyat.
Berdasarkan cuitan di akun Twitter miliknya @susipudjiastuti, dirinya memberi masukan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani agar mengubah anggaran menjadi gedung pendidikan.
"Ibu tersayang, Tolong minta mereka untuk mengubahnya menjadi gedung 30 sekolah dengan 6 ruang kelas baru. Banyak bangunan sekolah yang kondisinya sangat memprihatinkan," tutur Susi dikutip pada Kamis, (1/12/2022).
Tak cukup satu saran, Susi juga menawarkan opsi lain.
"Atau gratis ribuan dari tagihan listrik satu tahun. Sehingga mereka dapat menggunakan uang mereka untuk hal lain," pinta Susi.
Sebelumnya, Kementerian ESDM berencana untuk membagikan sekitar 680 ribu rice cooker gratis. Sub Koordinator Fasilitasi Hubungan Komersial Usaha Ketenagalistrikan, Direktorat Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM, Edy Pratiknyo mengungkapkan bahwa program ini masih terus digodok dan dibahas dengan sejumlah pihak.
"Ini masih dalam tahap pembahasan dan belum sampai di publish bantuan e-cooking atau penanak nasi listrik," kata Edy dalam sebuah diskusi di Jakarta, Jumat (25/11/2022).
Dia menyebutkan bahwa nantinya setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ini akan mendapatkan 1 unit rice cooker pemberian dari pemerintah dengan nilai kurang lebih Rp500.000 per KPM.
Baca Juga: KPK Gelar Kegiatan "Road to Harkordia" Mulai Hari Ini sampai Besok di Surabaya
Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ternyata belum menyetujui rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang akan membagikan sekitar 680 ribu penanak nasi listrik atau rice cooker gratis kepada masyarakat.
"Belum disetujui oleh Kementerian Keuangan," kata Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Dadan Kusdiana saat ditemui di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Selasa (29/11/2022).
"Rp300 miliar pengadaannya, tapi sampai sekarang belum ada itu anggarannya masih usulan dibahas di Komisi VII DPR RI," tambahnya.
Berita Terkait
-
Ini Alasan Fasilitas Riset Kendaraan Listrik Toyota Indonesia Dinamakan xEV Center
-
Dukung Kelistrikan di Posko Pengungsian Cianjur, PLN Siapkan Layanan Sambung Sementara
-
Mulai Tahun Depan, 120 Motor Listrik Dishub DKI Akan Dipakai Berpatroli di Jakarta
-
Terulang, Atap Sekolah SD Sendangsari di Gunungkidul Runtuh Sebanyak Dua Kali
-
Bergamo Raih Predikat Kota Paling Peduli Kendaraan Roda Dua di Italia untuk 2022, Hadiahnya Sepeda Listrik Bosch
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Target Transaksi UMKM Rp1,75 Miliar di Gawe Dayak Singkawang, Mampukah Tercapai?
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Biaya Kuliah Unsri 2026 Terbaru, Kedokteran Tembus Rp200 Juta, Jurusan Lain Berapa?