- Kapolri Jenderal Listyo Sigit menyapa Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin sebagai "Kakak Asuh" pada pertemuan Senin, 13 Juni 2026.
- Analis politik Arif Susanto mengkritik sapaan tersebut karena Polri dan Kejaksaan Agung seharusnya berkedudukan sebagai mitra sejajar.
- Penyebutan istilah "Kakak Asuh" dinilai menempatkan posisi Kapolri menjadi pihak subordinat di bawah institusi Kejaksaan Agung tersebut.
Suara.com - Sapaan "Kakak Asuh" dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menuai sorotan. Sapaan tersebut dinilai tidak perlu, lantaran posisi kedua institusi sebagai mitra sejajar.
Listyo menyapa petinggi Korps Adhyaksa dengan panggilan "Kakak Asuh" usai melakukan audensi Polri dan Jaksa Agung di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Senin (13/6/2026).
Sorotan datang dari Analis politik dari Exposit Strategic Arif Susanto. Arif mengingatkan Listyo bahwa Polri dan Kejaksaan Agung merupakan mitra.
"Kakak asuh? Pak Kapolri, Kejaksaan Agung itu mitra yang sejajar dengan Polri. Terutama dalam konteks penyelidikan dan penyidikan," kata Arif dalam diskusi media Drama Polisi VS Kejaksaan: "Saling Bongkar atau Saling Ngunci (Kompromi)?" di kantor Formappi, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2026).
Arif memandang sapaan "Kakak Asuh" dari Listyo ke Burhanuddin bisa bermakna lain. Menurutnya sapaan tersebut justru menunjukkan Listyo yang terkesan menempatkan posisinya sebagai subordinat.
"Jadi kalau Jaksa Agung dianggap sebagai 'Kakak Asuh' bagi Kapolri, artinya
Kapolri sedang menempatkan dirinya sebagai subordinat," kata Arif.
Arif menegaskan kembali bahwa Polri dan Kejaksaan Agung adalah mitra sejajar.
"Sejak kapan kepolisian menjadi subordinatnya Kejaksaan Agung dan sebaliknya?" kata Arif.
Baca Juga: Rumor Kuntadi Jadi Jampidsus Mencuat, Jaksa Agung Beri Respons Singkat
Berita Terkait
-
Rumor Kuntadi Jadi Jampidsus Mencuat, Jaksa Agung Beri Respons Singkat
-
KPK Ogah Buru-buru Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus: Jangan Berandai-andai
-
Habiburokhman Buka Suara Soal Kejagung Stop Usut SPPG Bermasalah: Saya Belum Tahu
-
Kejagung Ungkap Alasan Kortastipidkor Polri Datangi Gedung Bundar Bawa Koper Pink, Ada Apa?
-
Hanya Jawab Singkat, Begini Respons Kapolri Usai Dikritik Mahfud MD Soal Kasus Febrie
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah