/
Rabu, 23 Agustus 2023 | 23:02 WIB
Ahmad Dhani Prasetyo (Instagram)

Manado.suara.com - Dalam dunia musik Indonesia yang kaya akan talenta, tokoh-tokoh terkenal dan penggemar sering kali mencari tahu apa yang membedakan satu musisi dari yang lain. 

Beberapa waktu lalu, legenda musik Tanah Air, Ahmad Dhani, memberikan pandangan uniknya terkait karakter khas dalam musik Indonesia.

 

Dalam sebuah wawancara bersama Desta, Dhani menyebut dua nama musisi yang menurutnya memiliki ciri khas yang kuat dalam karier musik mereka.

 

Musisi pertama yang mendapatkan pujian dari Ahmad Dhani adalah Tulus. Menurut Dhani, Tulus adalah penyanyi yang memiliki karakter yang sangat khas.

 

Pujian ini menggarisbawahi bahwa Tulus berhasil menunjukkan identitas musikal yang unik dan dapat diidentifikasi oleh pendengar. 

 

Baca Juga: Ahmad Dhani Cium Tangan Ahmad Albar di Bandara, Panggil Habib

Penghargaan ini pun merupakan pengakuan atas bakat dan dedikasi Tulus dalam menciptakan musik yang autentik dan memukau.

 

“Kalau menurut gue ya yang punya karakter ya Tulus, itu punya karakter, nggak banyak sih,” ujar Ahmad Dhani dalam wawancara tersebut.

 

Ketika ditanya tentang band dengan karakter khas, Dhani dengan cepat menjawab bahwa NOAH adalah band yang memiliki karakter. 

 

Jawaban ini menggambarkan penghargaan Dhani terhadap NOAH sebagai grup musik yang berhasil mempertahankan ciri khas mereka sejak perubahan nama dari Peterpan. 

 

NOAH telah menunjukkan daya tahan dan kesinambungan dalam bermusik, dan karakter musikal mereka masih bisa dikenali oleh pendengar di berbagai generasi.

 

“Kalau band, yang terakhir ya NOAH ya yang bagus ya,” tambah Dhani.

 

Pendapat Ahmad Dhani ini menggambarkan betapa pentingnya karakter dalam musik. Karakter ini tidak hanya mencakup suara vokal atau alunan instrumen, tetapi juga mencakup keseluruhan nuansa yang ditempatkan dalam karya musikal. 

 

Karakter khas ini memungkinkan musisi dan band untuk membawa nuansa yang unik dan membedakan dalam industri yang penuh dengan variasi genre dan gaya.

Load More