Metro, Suara.com- Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung menggelar Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2022 di PKK Agro Park Lampung, Sabah Balau, Lampung Selatan, Rabu (06/07/2022).
Agenda tahunan ini digelar sebagai upaya untuk mendukung tumbuh dan berkembangnya ekonomi kreatif berbasis inovasi masakan atau kuliner berbahan baku ikan dan membantu upaya pencegahan bahaya stunting.
Lomba yang mengusung tema "Menu Ikan Untuk Mencegah Stunting, Menuju Masyarakat Lampung Berjaya" ini sendiri diikuti oleh 15 regu perwakilan PKK dari 15 Kabupaten/Kota Se-Lampung.
Wakil Ketua III TP PKK Provinsi Lampung Ny. Erna Suud Hanan, kegiatan ini juga digelar untuk meningkatkan keterampilan memasak dengan bahan baku ikan, menghasilkan menu inovasi dan mengenalkan keanakaragaman masakan berbahan baku ikan kepada masyarakat luas.
"Sehingga dapat memberikan pemahaman akan pentingnya gizi dan nutrisi ikan dalam meningkatkan imun untuk pencegahan penyebaran Covid-19 melalui budaya makan ikan,"jelasnya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung Liza Darni mengatakan bahwa prevalensi stunting pada balita di Provinsi Lampung menunjukkan trend yang positif, yaitu angka stunting pada tahun 2021 sebesar 18,5% yang menurun dari angka tahun 2019 dengan sebesar 26,26%. Pencapaian di tahun 2021 tersebut menempati peringkat ke-5 provinsi dengan stunting terendah se-Indonesia.
Lewat Lomba Masak Serba Ikan ini diharapkan mampu menciptakan kreasi-kreasi menu berbahan ikan yang disukai masyarakat khususnya ibu hamil, remaja putri dan anak-anak, mudah pengolahannya serta bergizi tinggi.
"Dengan mengkonsumsi ikan, kita harapkan anak-anak kita akan lebih cerdas dan aktif karena dalam ikan terkandung omega 3, asam amino, vitamin dan mineral yang dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan otak anak," ucapnya.
Menurut Liza Darni peningkatan konsumsi ikan memegang peranan penting dalam peningkatan status gizi masyarakat dan kualitas sumber daya manusia. Di sisi lain, peningkatan konsumsi ikan juga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya ekonomi para nelayan, pembudidaya ikan dan pengolah hasil perikanan melalui optimalisasi potensi pasar dalam negeri.
Baca Juga: Gelaran Kriyanusa 2022,Lampung Jadi Icon
"Kegiatan pada hari ini bukan hanya sekedar lomba untuk menciptakan kreasi menu baru, tetapi ke depan diharapkan juga dapat menjadi peluang bisnis baru dan peningkatan ketahanan keluarga dari sisi ekonomi. Apalagi jika kita melihat potensi produksi ikan tangkap dan budidaya di Provinsi Lampung yang sangat berlimpah," pungkas Liza Darni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Profil Blueray Cargo: Perusahaan Spesialis Impor yang Seret Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama
-
Krisis Keuangan Nissan Picu PHK Massal Hingga Potensi Serahkan Jalur Produksi ke Brand China
-
PT Krakatau Osaka Steel Tutup dan PHK Ratusan Buruh, Kemenperin Prihatin
-
Mortal Kombat II: Kembalinya Scorpion dengan Dendam yang Lebih Kuat!
-
Penuhi Free Float, Prajogo Pangestu Lego Saham CUAN Sebesar Rp 467 M
-
Serangan Spyware di Asia Tenggara Naik 18 Persen, Indonesia Jadi Target Utama Hacker
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Pertama dalam Sejarah! HJB ke-544 Dipusatkan di Kaki Gunung Halimun Salak
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut